Berita

KTT G20 di Roma, 31 Oktober 2021/Net

Dunia

KTT G20 Roma Berakhir, Lahirkan Deklarasi Para Pemimpin Dunia untuk berkomitmen pada Tantangan Global

SENIN, 01 NOVEMBER 2021 | 15:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

KTT G20 di Roma yang berlangsung selama dua hari, 30-31 Oktober 2021, telah berakhir. Gagasan tentang pembangunan berkelanjutan dan peran penting multilateralisme tercermin dalam deklarasi bersama para pemimpin.

Dalam deklarasi itu, para pemimpin dunia berjanji untuk menggunakan semua alat yang tersedia untuk mengatasi konsekuensi pandemi, mempertahankan pemulihan, dan tetap waspada terhadap tantangan global seperti gangguan rantai pasokan.

"Kami, pemimpin G20, bertemu di Roma pada 30 Oktober dan 31 Oktober, untuk membahas tantangan-tantangan global dan bersatu di atas usaha-usaha bersama dalam pemulihan krisis Covid-19," isi dari pernyataan deklarasi, yang dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/11).


Para pemimpin dunia juga menyoroti peran penting vaksin dalam perang melawan pandemi. Mereka berjanji memastikan akses vaksin yang tepat waktu, aman, terjangkau, dan adil, untuk negara-negara berpenghasilan menengah.

"Kami akan mengambil langkah-langkah untuk membantu meningkatkan pasokan vaksin dan produk medis yang penting untuk negara-negara berkembang dan menghilangkan kendala pasokan dan pembiayaannya,"  bunyi deklarasi tersebut.

Mengenai iklim, para pemimpin dunia berkomitmen pada tujuan Perjanjian Paris untuk menahan kenaikan suhu rata-rata global jauh di bawah dua derajat Celcius. Juga mengejar upaya untuk membatasi hingga 1,5 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri.

KTT G20 yang juga dihadiri Presiden Joko Widodo itu dilakukan secara hybrid. Indonesia akan mengambil alih jabatan presiden bergilir mulai Desember 2021.

Pada sesi penutupan, Perdana Menteri Italia, Mario Draghi, menyerahkan presidensi G20 kepada Presiden Joko Widodo.  Presidensi G20 akan dimulai pada 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022.

"KTT ini sukses," kata Perdana Menteri Italia Mario Draghi pada konferensi pers penutupan, menambahkan bahwa kerja sama sangat penting dalam isu-isu seperti iklim, kekayaan dan kemiskinan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya