Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Politik

Ketua DPR Minta Alokasi APBN 2022 Lebih Tepat Sasaran

SENIN, 01 NOVEMBER 2021 | 13:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) 2022 disinggung secara khusus oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, dalam rapat paripurna pertama masa persidangan kedua 2021, di gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (1/11).

Puan menyampaikan, dalam pelaksanaan fungsi anggaran, pemerintah diminta untuk sesuai siklus dan mekanisme APBN 2022. Yaitu sesuai dengan Peraturan Presiden mengenai rincian APBN yang berisikan program, kegiatan, keluaran, serta jenis belanja dan kerangka pengeluaran jangka menengah (KPJM).

“Rincian APBN tersebut dapat menjadi landasan dalam melakukan fungsi pengawasan DPR RI di bidang anggaran. Yaitu apakah program, kegiatan, dan belanja negara telah dapat meningkatkan kualitas kesejahteraan rakyat,” ucap Puan.


DPR RI, lanjut Puan, telah menyepakati kebijakan fiskal untuk 2022 mendatang dan akan dijalankan secara antisipatis dan responsif dengan tetap fokus pada penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi dan sosial melalui upaya reformasi struktural.

“Pemerintah diharapkan untuk terus mencermati dinamika perekonomian, perkembangan penanganan Covid-19 serta langkah-langkah pemulihan ekonomi dan sosial, agar kebijakan yang dijalankan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang efektif bagi peningkatan kesejahteraan rakyat,” katanya.

Mantan Menko PMK ini menambahkan, DPR melalui komisi bidang ekonomi akan terus melakukan pengawasan secara ketat dalam hal pelaksanaan kebijakan APBN tahun 2022.

“Agar berjalan dengan baik, dan mendorong pemerintah untuk melakukan pengelolaan fiksal ke arah yang lebih sehat, berdaya, dan mampu menjaga stabilitas perekonomian ke depan yang disertai dengan reformasi APBN yang efektif,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya