Berita

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat/Net

Politik

Persepsi Publik Terhadap Legislatif Mengkhawatirkan, Pimpinan MPR RI Berharap Perbaikan Muncul dari Legislator Muda Berintegritas

SENIN, 01 NOVEMBER 2021 | 09:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Upaya mengubah persepsi lembaga legislatif agar menjadi lebih baik harus dilakukan dari dalam. Karena itu diperlukan anggota lembaga legislatif yang memiliki kompetensi dan hati nurani.

Begitu disampaikan Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, yang terus mendorong kemunculan legislator muda berkualitas dan berintegritas di tengah era pandemi Covid-19 saat ini.

"Perlu partisipasi aktif orang-orang muda yang memiliki kompetensi dan hati nurani untuk mempersiapkan diri masuk ke lembaga legislatif dalam rangka memperbaiki citra lembaga tersebut," kata Lestari, Senin (1/11).


Sebab, menurut legislator dari Fraksi Nasdem ini, persepsi publik terhadap partai politik dan lembaga legislatif saat ini masih di bawah titik nadir.

"Tugas kita bersama untuk terus berupaya meningkatkan citra lembaga legislatif lewat peningkatan realisasi tugas dan fungsi lembaga yang berisi para wakil rakyat itu,” imbuh Reri, sapaan akrabnya.

Dia menambahkan, lembaga legislatif harus mampu menyerap berbagai aspirasi publik untuk kemudian berupaya untuk merealisasikannya lewat tugas dan fungsi yang diamanatkan konstitusi.

"Untuk menyerap dan mendorong aspirasi masyarakat itu, DPR dan DPRD harus diisi dengan para wakil rakyat yang memiliki kompetensi dan hati nurani,” ucap Reri.

Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem ini melanjutkan, menyerap aspirasi masyarakat tersebut penting dilakukan agar lembaga legislatif di masa depan bisa diisi oleh para wakil rakyat yang memiliki kompetensi.

“Saya berharap, generasi muda bisa memahami proses-proses legislatif dalam tata kelola bernegara, sejak dini. Berbagai upaya meningkatkan literasi para generasi muda terkait proses legislatif sangat diharapkan, sebagai upaya mengakselerasi perbaikan kinerja lembaga legislatif di masa datang,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya