Berita

Bekas Anggota Dewan Komisaris Gaurda Indonesia, Pater F. Gontha/Net

Politik

Ngaku Sudah Lapor KPK Soal Garuda, Peter Gontha: BUMN Maunya Sendiri, Tanpa Koordinasi dengan Publik

SENIN, 01 NOVEMBER 2021 | 03:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Permasalahan keuangan perusahaan penerbangan Garuda Indonesia (Persero) terus menyeruak, bahkan hingga menuai kritik terhadap Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Setelah sempat membuka satu sebab masalah keuangan Garuda, bekas Anggota Dewan Komisaris Garuda Indonesia, Pater F. Gontha, mengaku telah melaporkan persoalan maskapai plat merah ini kepada sejumlah lembaga.

"Saya langsung sudah menghadap Dirjen Kumham dan bahkan ketua KPK," ujar Peter dalam postingan instagramnya yang dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Senin dini hari (1/11).


Peter menyatakan satu persoalan lainnya yang terjadi di Garuda. Yakni, dia mengungkap Kementerian BUMN tak melakukan koordinasi dengan pemegang saham dalam menentukan kebijakan.

"Kalau pemerintah dalam hal ini BUMN maunya sendiri, tanpa koordinasi dengan publik, ya jangan go public," keluhnya.

Tak sampai disitu, Peter juga meerasa heran melihat Kementerian Hukum dan HAM serta Kejaksaan yang diam saja melihat persoalan Garuda ini.

"Sampai sekarang saya tidak jelas mengapa?" tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya