Berita

Perbatasan Lithuania/Net

Dunia

180 Migran Ilegal Diusir dari Perbatasan Lithuania, Dipaksa Kembali ke Belarusia

SABTU, 30 OKTOBER 2021 | 06:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Krisis migran ilegal di perbatasan Lithuania-Belarus masih terus menjadi persoalan yang rumit. Otoritas Lithuania mencatat lebih dari 4.000 migran ilegal tertahan di perbatasan sejak awal 2021.

Terbaru, penjaga perbatasan Lithuania telah menolak masuk lebih dari 180 migran ilegal dari negara-negara Asia dan Afrika. Penjaga mendesak mereka untuk berbalik arah, kembali ke Belarus.

Setiap harinya migran yang datang terus bertambah. Layanan Penjaga Perbatasan Kementerian Dalam Negeri Lithuania dalam sebuah pernyataan pada Jumat (29/10) mengatakan, jumlah itu menjadi yang jumlah harian yang tertinggi sejak 4 Agustus lalu.


"Sebanyak 186 migran ilegal mencoba memasuki beberapa distrik perbatasan Lituania, jumlah tertinggi sejak 4 Agustus. Para pelanggar dipaksa kembali ke Belarus," bunyi pernyataan itu, seperti dikutip dari AFP.

Menghindari komentar negatif yang selama ini sering digemakan terkait pelanggaran HAM, layanan perbatasan menekankan bahwa selama berjaga di perbatasan, para penjaga tidak menggunakan peralatan dan senjata khusus. Juga tidak ada perlakuan kekerasan.

Para migran yang bersikeras tidak ingin berputar arah, tetap bertahan di garis perbatasan, menambah kepadatan populasi di garis perbatasan yang selama ini mengundang kekhawatiran aparat.

Lithuania telah dibuat repot oleh banyaknya migran ilegal yang memaksa masuk ke wilayah itu. Para migran ingin mencapai Eropa dan mengambil rute Belarusia. Hal ini memicu pertikaian di antara Lithuania-Belarusia. Masing-masing mengklaim bahwa krisis diciptakan oleh kebijakan kedua pihak dan harus ada yang bertanggung jawab atas persoalan ini.

Lebih dari 4.000 migran ilegal telah ditahan di perbatasan Lituania-Belarusia sejak awal tahun, 50 kali lebih banyak dari tahun 2020.

Lithuania meyakini, krisis migrasi ini dipicu oleh Minsk dan telah mencelanya sebagai serangan hibrida dan juga sebagai pembalasan atas kebijakannya mendukung oposisi Belarusia.

Hubungan Lithuania dan Belarusia terus menegang terkait beberapa persoalan, dan semakin memanas oleh masalah krisis migran.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya