Berita

Sekretaris Jendral PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto/Ist

Politik

Andi Arief: Hasto, Manusia A Historis Dalam Demokrasi

SABTU, 30 OKTOBER 2021 | 00:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap Sekretaris Jendral PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkit dan membandingkan pemerintah Presiden Joko Widodo dengan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono membuat geram kader Partai Demokrat.

Teranyar, Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief, menanggapi rencana Hasto membuat sayembara bagi mahasiswa membandingkan kinerja era SBY dan Jokowi.

Menurut Andi Arief, apa yang dilakukan Hasto secara tidak langsung menunjukkan kepribadian aslinya sebagai politisi.


"Hasto, manusia a historis dalam demokrasi, gabung PDIP di saat senang, bukan saat partai susah. Gagal ke DPR, tetiba jadi sekjen," ujar Andi Arief melalui akun Twtternya, Jumat (29/10).

Selain itu, Andi Arief juga menanggapi sejumlah tudingan yang Hasto layangkan kepada SBY. Misalnya, menuding SBY berbuat curang pada Pemilu 2009, selain itu juga melabeli Ayah dari Ketua Umum Demokrat Agus Harimurthi Yudhoyono ini sebagai "Presiden Bansos".

"Kelihaiannya menjilat dan menjadikan Partai Demokrat hilang, tidak hancur meski terus dipacul, tidak bubar malah makin menyebar," demikian Andi Arief.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya