Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Tim SAR Gabungan Temukan Tumpahan Minyak dan Life Jacket Milik KM Liberty 1 di Perairan Utara Bali

KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 21:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar (Basarnas Bali) kembali melanjutkan pencarian terhadap 7 orang ABK KM Liberty 1 yang masih hilang di perairan utara Bali pada Kamis, (28/10).

Upaya pencarian Tim SAR Gabungan dilakukan dengan mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR 229, KRI SINGA - 651 dan satu unit Rigid Inflatable Boat.

Begitu yang dikatakan SAR Mission Coordinator Basarnas Bali, Gede Darmada, ketika menyampaikan perkembangan terkini pencarian ABK dan badan KM Liberty 1 yang tenggelam di perairan Bali Utara, lewat keterangan tertulisnya, Kamis (28/1).


"Upaya pencarian kita hari ini diperkuat oleh satu armada TNI AL yaitu KRI SINGA - 651 yang ikut melaksanakan pencarian di area lokasi tenggelamnya KM Liberty 1," ujar Gede Darmada,

Gede Darmada menyebutkan bahwa Tim SAR Gabungan hanya menemukan tumpahan minyak, Life Jacket dan logistik yang dicurigai sebagai bagian dari KM Liberty 1.

"Banyak tumpahan minyak serta muatan yang ditemukan oleh KRI SINGA-651. Penemuan tersebut berjarak sekitar 25 NM arah barat daya dari lokasi tenggelamnya KM Liberty 1. Sementara itu Kapal Basarnas juga menemukan beberapa lifejaket," ujarnya.

Dari perhitungan Aplikasi SARMAP milik Basarnas, arah arus dan angin menuju ke barat, sehigga Basarnas akan melakukan perluasan pencarian hingga ke arah barat dan utara Singaraja.

"Untuk mengantisipasi korban dibawa arus menuju barat, kita mengerahkan satu unit Rigid Inflatable Boat. Semoga korban dapat segera ditemukan," tutupnya

Hingga saat ini pencarian oleh Tim SAR Gabungan dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali besok pagi sesuai dengan rencana operasi yang telah diperhitungkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya