Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Dua ABK Kapal Kargo yang Tenggelam di Perairan Utara Bali Berhasil Dievakuasi ke Lombok

KAMIS, 28 OKTOBER 2021 | 18:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

KM LIberty 1 dengan penumpang orang dan barang (POB) yang berisikan 15 penumpang orang lepas sandar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya pada hari Jumat, (22/10) pukul 00.07 WIB, menuju Reo Flores, NTT. Namun, kapal penumpang orang dan barang tersebut tenggelam sekira pukul 22.07 WIB, Sabtu (23/10), lantaran dihantam badai laut yang cukup kencang di perairan utara Bali.

Sebelum kejadian tersebut, KM Liberty 1 sempat merubah haluan dari timur menuju barat. Sayangnya kapal dalam posisi miring dan mulai tenggelam. Kemudian seluruh ABK kapal menyelamatkan diri menggunakan life jacket (pelampung) dan melepaskan 2 buah lifecraft (sekoci penyelamat) ke laut.

Tim SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, TNI, Polri, KUPP Lembar, dan KKP Lembar, berhasil mengevakuasi dua ABK kapal Liberty 1 di wilayah perairan Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Kamis (28/10).


Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, Nanang Sigit PH mengatakan, pihaknya telah menerjunkan Kapal SPOB Seroja 01 dengan rute Kumai, Kalimantan Tengah menuju Pelabuhan Lembar. Di sana pihaknya menemukan dua orang ABK KM Liberty 1 di perairan utara Bali pada pukul 15.30 WITA.

"Dievakuasi dari kapal SPOB Seroja 01 ke RIB (Rigit Inflatable Boat) pukul 05.10 Wita," kata Nanang Sigit lewat keterangan tertulisnya, Kamis (28/10).

Nanang menyebutkan, korban atas nama Rivaldy Refly M. (22) asal Manado dalam kondisi selamat, sedangkan Hadiq Zain (18) asal Surabaya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Kedua korban diserahkan ke tim kesehatan pelabuhan sekitar pukul 05.30 Wita untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi NTB (Nusa Tenggara Barat)," demikian Rivaldy.

Pada Senin (25/10) pukul 12.20 Wita, LCT Dipasena 02 rute Jakarta-Banete Sumba Barat berhasil menyelamatkan enam orang ABK kapal naas tersebut. Selanjutnya tujuh korban yang belum ditemukan masih ditangani oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar bersama unsur lainnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya