Berita

Banjir bandang yang terjadi di satu desa di Tolitoli, Sulawesi Tengah, Sabtu sore, 23 Oktober/Repro

Nusantara

Desa di Tolitoli Terdampak Banjir Bandang

SABTU, 23 OKTOBER 2021 | 20:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

. Banjir bandang terjadi di wilayah Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu sore (23/10) sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli masih terus melakukan pendataan dampak peristiwa tersebut.

"Menyikapi kondisi ini, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB terus melakukan koordinasi dengan BPBD setempat. Dampak korban jiwa dan kerugian material masih dalam pendataan di lokasi banjir bandang," ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Sabtu malam (23/10).


Informasi awal yang diterima Abdul Muhari menyebutkan, banjir bandang melanda Desa Malangga, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli. BPBD menginformasikan bencana ini dipicu oleh curah hujan yang tinggi.

"BPBD di tingkat provinsi telah berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat kabupaten," imuhnya.

Di samping itu, Andul Muhari menyebutkan bahwa BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah menurunkan personel tim reaksi cepat untuk mendukung BPBD kabupaten.

Adapun peringatan dini cuaca BMKG menyebutkan, wilayah Sulawesi Tengah berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang pada hari ini hingga dua hari ke depan (24-25 Oktober 2021).

Sedangkan pada pantauan prakiraan cuaca di tingkat kecamatan, wilayah Galang terpantau berpotensi cerah berawan hingga hujan ringan pada dua hari ke depan.

Sementara itu, analisis inaRISK mencatat sebanyak 9 kecamatan berada pada bahaya banjir bandang pada kategori sedang hingga tinggi.

"Kecamatan Galang termasuk dalam wilayah pada kategori tersebut," papar Abdul Muhari.

Sejumlah kecamatan lain yang berada pada potensi bahaya banjir bandang, disebutkan Abdul Muhari, yaitu Kecamatan Dampal Selatan, Dampal Utara, Dondo, Basidondo, Baolan, Lampasio, Tolitoli Utara dan Dako Pamean.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya