Berita

Ketua Umum PBNU, Said Aqil Sirodj, saat mengunjungi Dzurriyah pendiri Nahdlatul Ulama, KH Abdul Wahab Chasbullah, Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid/Repro

Nusantara

Temui Dzurriyah Mbah Wahab, Said Aqil Dapat Restu Lanjutkan Pimpin PBNU

SABTU, 23 OKTOBER 2021 | 17:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jelang pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Sirodj mengunjungi Dzurriyah atau keturunan pendiri Nahdlatul Ulama, KH Abdul Wahab Chasbullah.

Kunjungan yang dilakukannya di Jakarta pada Rabu (20/10) memberikan hasil yang positif. Karena, Said Aqil mendapat restu dari Dzurriyah Mbah Wahab untuk melanjutkan memimpin PBNU.

"Kami meminta Kiai Said melanjutkan kepemimpinannya menjadi Ketua Umum PBNU untuk menyelamatkan NU dan Ahlussunnah wal Jama'ah," ucap putri pertama KH Abdul Wahab Chasbullah, Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (23/10).


Menurut Nyai Machfudhoh, Kiai Said merupakan sosok pemimpin NU yang tangguh. Kiai Said selama menjadi Ketua Umum PBNU dinilai berhasil menjaga ideologi Aswaja di tubuh NU dan berani menghadapi kelompok ekstrem kanan dan kiri yang mencoba merusak NU.

"Kita tahu semua selama menjadi Ketua Umum PBNU, Kiai Said siap pasang badan untuk NU dan Aswaja, serta berani keras kepada kelompok radikal," ucapnya.

Senada dengan Nyai Machfudhoh, Nyai Hizbiyah Rochim memandang Kiai Said masih sangat pantas menjadi Ketua Umum PBNU. Katanya, Kiai Said berhasil memajukan pendidikan NU, pesantren, kesehatan, dan berkontribusi pada perdamaian dunia.

"Kalau kita bicara prestasi NU di bawah kepemimpinan Kiai Said itu banyak sekali. Kiai Said memainkan peranan penting NU dalam upaya mendamaikan konflik timur tengah, Kiai Said membangun banyak perguruan tinggi NU, rumah sakit, dan masih banyak lagi," ucap Nyai Hizbiyah.

Untuk itu, Nyai Hizbiyah berharap Kiai Said mau kembali memimpin NU. Menurutnya masih banyak pekerjaan di NU yang harus dituntaskan Kiai Said.

"Dalam memimpin NU ini, semoga Kiai Said senantiasa diberikan kekuatan dan amanah," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya