Berita

Tokoh Betawi, Haji Lulung/RMOLJakarta

Politik

Tolak Usulan Nama Jalan Kemal Ataturk, Haji Lulung: Susah Dibacanya, Entar Pada Kesasar

SABTU, 23 OKTOBER 2021 | 01:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usulan penggantian nama jalan di ibukota dengan salah satu tokoh Turki, Mustafa Kemal Ataturk, masih menimbulkan polemik.

Sejumlah kalangan menilai rekam jejak Ataturk sebagai tokoh sekuler sangat merugikan kaum muslimin. Ataturk selama ini dicap sangat diktator dan kerap membuat kebijakan yang nyeleneh.

Menanggapi usulan tersebut, tokoh Betawi, Abraham Lunggana alias Haji Lulung menyatakan dengan tegas dirinya tidak sepakat ada nama jalan Ataturk di tanah Betawi.


"Masih banyak nama muslim yang masih bisa dipakai namanya, misalnya Turki Utsmani," kata Haji Lulung seperti dikutip Kantor Berita RMOLJakarta dari akun Instagram pribadinya, Jumat (22/10).

Ketua DPW PPP DKI Jakarta itu menambahkan, haram hukumnya di tanah Betawi ada nama jalan Mustafa Kemal Ataturk.

"Susah juga dibaca namanya, entar pada kesasar lagi nyari jalannye," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya