Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jika Tidak Serahkan Bukti Vaksinasi Hingga November, Polisi Toronto Bakal Cuti Tanpa Dibayar

JUMAT, 22 OKTOBER 2021 | 08:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kanada terus berupaya keras meningkatkan jumlah vaksinasi Covid-19 di negaranya, bahkan dengan sejumlah kebijakan tegas.

Terbaru, para pejabat mengatakan tidak akan membayar cuti anggota polisi Toronto, pasukan kota terbesar di Kanada, jika mereka tidak memberikan bukti inokulasi lengkap terhadap Covid-19 hingga 30 November.

Kepolisian mengatakan 90 persen anggota telah mengungkapkan status vaksin mereka dan 94 persen telah menerima dua suntikan.


Layanan Kepolisian Toronto mempekerjakan lebih dari 5.500 petugas dan lebih dari 2.200 staf sipil.

"Berlaku pada 30 November 2021, setiap anggota yang belum mengungkapkan status vaksinasi mereka atau tidak sepenuhnya divaksinasi terhadap Covid-19 akan membuat diri mereka tidak dapat melakukan tugasnya. Para anggota ini akan ditempatkan pada ketidakhadiran tanpa batas waktu yang tidak ditentukan," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (22/10).

"Keamanan tempat kerja kami dan kesehatan anggota kami sangat penting bagi Layanan," lanjut pernyataan itu.

Keputusan serupa diambil Pemerintah Kanada awal bulan ini. Mereka mengatakan bahwa pihaknya akan menempatkan karyawan federal yang tidak divaksinasi pada cuti yang tidak dibayar jika mereka tidak membuktikan status inokulasi mereka pada 29 Oktober.

Media nasional Canadian Broadcasting Corp mengatakan pada Kamis (21/10) bahwa pihaknya telah menetapkan batas waktu 1 Desember untuk semua staf, kontraktor, produsen, vendor, dan tamu untuk divaksinasi sepenuhnya.

Sebanyak 147 karyawan Rumah Sakit Anak Sakit Toronto telah terkena imbas aturan tersebut, mereka tidak mendapat bayaran selama cuti karena gagal menyerahkan bukti inokulasi penuh pada Kamis (21/10).

Sementara juru bicara Rumah Sakit Ottawa, salah satu yang terbesar di Kanada, mengatakan telah memberi tahu 318 staf bahwa mereka akan diberi cuti tanpa bayaran kecuali mereka mendapatkan vaksinasi penuh pada 1 November.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya