Berita

Smelter Nikel/Net

Bisnis

Smelter Nikel di Morowali Sudah Serap 4.000 Pekerja dan Berdayakan UMKM di Tiga Desa

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 22:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Smelter nikel yang berada di Morowali Utara, Sulawesi Tengah berhasil menyerap potensi Usah Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai memberikan kontribusi yang signifikan bagi kehidupan masyarakat di 3 desa.

UMKM-UMKM tersebut tepatnya berada di Desa Bunta, Desa Tanauge dan Desa Bungintimbe, Morowali, Sulawesi Tengah, yang jarakanya berdekatan dengan perusahaan semlter nikel PT Gunbuster Nickel Industry (GNI).

Perusahaan pengolah nikel yang bersinergi dalam program hilirisasi minerba tersebut membuat tiga pabrik smelter, sehingga juga mampu memberikan penghidupan kepada masyarakat sekitar.


"Kami berharap kehadiran PT GNI dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang baru di masyarakat sekitar dan tumbuhnya usaha-usaha UMKM baru," ujar Founder PT GNI, Tony Zhou Yuan kepada wartawan, Kamis (21/10).

Sampai saat ini, sejumlah UMKM yang bergerak di bidang industri pasir hitam dan juga kontraktor lokal sudah masuk dalam daftar UMKM yang dibina oleh PT GNI. Dukungan yang diberikan oleh PT GNI adalah dengan menciptakan ekosistem agar UMKM di sekitar pabrik smelter dapat tumbuh dengan sehat.

"Dengan UMKM di sekitar yang tumbuh secara sehat, diharapkan perekonomian masyarakat sekitar juga  menjadi lebih baik dan ekosistem ekonomi dapat terbentuk," kata Tony.

GNI sejauh ini telah membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat dan mampu menyerap sekitar 4.000 pekerja, dan direncanakan akan meningkat hingga kurang lebih 10.000 pekerja ke depannya. Selain itu juga dibangun sarana penunjang mulai dari akses jalan, dermaga (jetty), PLTU, batching plant, hingga tempat tinggal untuk karyawan.

Perusahaan semlter nikel ini berencana untuk secara konsisten menginisiasi UMKM lokal untuk terus tumbuh. PT GNI memiliki rencana untuk membuat sistem atau program agar UMKM tumbuh dengan baik dan menghindari persaingan yang tidak sehat antar UMKM atau dengan masyarakat sekitar.

Dengan demikian, diharapkan perekonomian masyarakat di sekitar keberadaan pabrik smelter PT GNI dapat menjadi lebih baik, serta memberikan nilai tambah terhadap produksi yang dihasilkan atau dijual oleh masyarakat melalui UMKM.

"PT GNI juga tidak menutup pintu terhadap pilihan metode yang lebih baik dan memudahkan bagi UMKM untuk menjual hasil produksi dari UMKM di sekitar," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya