Berita

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari/Net

Nusantara

BNPB Catat 2.303 Rumah Warga Karangasem dan Bangli Rusak Akibat Gempa Bali

KAMIS, 21 OKTOBER 2021 | 20:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kerusakan sektor perumahan akibat gempa M4,8 di wilayah Provinsi Bali pada Sabtu (16/10) mencapai 2.303 unit, yang tersebar di dua kabupaten, yaitu Karangasem dan Bangli.

Data ini merupakan hasil pemutakhiran data yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis (21/10), pukul 09.00 WIB.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari memperoleh informasi bahwa rincian dari kerusakan rumah meliputi rumah rusak berat (RB) 597 unit, rusak sedang (RS) 156 dan rusak ringan (RR) 1.550.


"Sedangkan pada kategori terdampak mencapai 2.320 unit," ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya pada Kamis malam (21/10).

Dari total kerusakan di sektor perumahan, Abdul Muhari merinci jumlah rumah RB di Karangasem mencapai 586 unit, RS 43, RR 1.386, sedangkan terdampak 1.997.

"Di wilayah Kabupaten Bangli, rumah RB berjumlah 11 unit, RS 113, RR 182 dan terdampak 323," imbuhnya.

Selain merusak bangunan rumah, guncangan gempa mengakibatkan kerusakan bangunan ibadah, fasilitas umum maupun longsoran yang menutup ruas jalan.

Kerusakan tersebut di Kabupaten Karangasem tercatat pelinggih RB 69 unit, RR 90, pura paseh RB 385, candi RB 2 dan RR 1, sedangkan fasilitas pendidikan RB 2, RS 1 dan RR 23. Ruas jalan yang tertutup material longsor terdapat di enam titik.

Kerusakan lain di Kabupaten Bangli, lanjut Abdul Muhari, antara lain puskesmas RR 1 unit, fasilitas pendidikan RB 3, RS 3 dan RR 14. Sedangkan pada kategori terdampak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli menginformasikan sejumlah bangunan seperti kantor desa, kantor polsek, bumdes, rumah ibadah, dapur dan MCK.

Sejumlah wilayah terdampak gempa yang terjadi pada Sabtu (16/10), pukul 03.18 WIB, BPBD Karangasem menginformasikan tujuh kecamatan yaitu Abang, Bebandem, Karangasem, Kubu, Manggis, Rendang dan Selat. Di wilayah Bangli, hanya satu kecamatan terdampak yaitu Kintamani.

Abdul Muhari memastikan, pemerintah daerah di dua kabupaten masih terus melakukan upaya penanganan darurat. Karena, sebanyak 5 KK atau 19 jiwa masih mengungsi di wilayah Bangli.

"Lima tenda keluarga telah didirikan berapa waktu lalu untuk mengakomodasi keluarga yang mengungsi," katanya.

Sementara itu, Abdul Muhari menyebutkan bahwa personel BNPB masih melakukan pendampingan pos komando penanganan darurat di lokasi terdampak. BNPB dan BPBD Kabupaten Karangasem mendampingi petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk melakukan pengecekan dan penelusuran jalur sesar dengan menggunakan alat mikrotremor.

"Pascagempa, BNPB terus melakukan koordinasi dan mendapatkan informasi terkini penanganan darurat dari BPBD terdampak di dua kabupaten," ucapnya.

Kepala BNPB berencana akan meninjau kembali penanganan darurat di wilayah terdampak pada Selasa mendatang.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya