Berita

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi/RMOL

Politik

Belum Dipanggil BK, Prasetio: Saya Tidak Menghindar Apalagi Selesai di Meja Makan

SELASA, 19 OKTOBER 2021 | 12:55 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hingga saat ini, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi tak kunjung dipanggil Badan Kehormatan (BK) usai dilaporkan tujuh fraksi dan empat pimpinan DPRD DKI terkait dugaan pelanggaran administrasi undangan Badan Musyawarah (Bamus) dan paripurna interpelasi Formula E.

Tujuh fraksi tersebut adalah Gerindra, PKS,  Demokrat, PAN, NasDem, Golkar, dan PKB-PPP. Sedangkan empat pimpinan DPRD yang turut melaporkan Prasetio adalah Mohamad Taufik dari Fraksi Gerindra, Abdurrahman Suhaimi dari PKS, Zita Anjani dari Fraksi PAN dan Misan Samsuri dari Fraksi Demokrat.

"Saya sangat menantikan panggilan tersebut," kata Prasetio diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (19/10).


Politisi PDIP ini menegaskan, pemanggilan tersebut menjadi kesempatan untuknya menjelaskan pelaksanaan rapat paripurna interpelasi.

"Saya tidak akan menghindar. Apalagi berupaya menyelesaikan laporan ini di meja makan," kata Prasetio.

Oleh karena itu, ia mengaku siap jika dipanggil BK DPRD DKI untuk menjelsakan secara gamblang terkait polemik yang terjadi.

"Saya sangat siap menjelaskan seterang-terangnya setiap keputusan yang saya ambil. Sebab saya yakin setiap ketukan palu yang untuk memutuskan sesuatu telah sesuai aturan," demikian Prasetio.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya