Berita

Kepala Pusat Keunggulan dalam Virologi Klinis di Universitas Chulalongkorn Thailand, Yong Poovorawan/Net

Dunia

Anti-virus Molnupiravir Dapat Acungan Jempol dari Thailand, Lima Perusahaan India Dapat Izin Produksi

SELASA, 19 OKTOBER 2021 | 10:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keefektifan Molnupiravir untuk melawan penyakit Covid-19 mendapat pengakuan dari Kepala Pusat Keunggulan dalam Virologi Klinis di Universitas Chulalongkorn Thailand, Yong Poovorawan.

Dalam pernyataannya Yong mengatakan bahwa obat yang dikembangkan oleh Merck ini memiliki kemampuan untuk membantu mengurangi risiko rawat inap atau kematian di antara orang yang menderita Covid-19.

“Obat ini sangat efektif jika pasien meminumnya dalam waktu lima hari sejak pertama kali mengalami gejala,”  kata Yong yang memposting informasi di akun Facebook-nya pada hari Senin, seperti dikutip dari Bangkok Post, Selasa (19/10).


Yong juga menyebutkan hasil penelitian berjudul ‘Molnupiravir, Pengobatan Antiviral Oral untuk Covid-19’ yang dipublikasikan melalui situs medRxiv yang menunjukkan bahwa obat tersebut manjur.

“Molnupiravir adalah antivirus oral pertama yang bekerja langsung dan  terbukti sangat efektif dalam mengurangi virus menular SARS-CoV-2  dan RNA virus, dan memiliki profil keamanan dan tolerabilitas yang menguntungkan,” kata penelitian tersebut.

Yong mengatakan bahwa obat tersebut saat ini sedang mengupayakan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, sementara lima perusahaan farmasi India telah diizinkan untuk memproduksinya yang akan membuat harganya lebih murah.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya