Berita

Abdul Salam Hanafi/Net

Dunia

Semua Mata Tertuju pada Pertemuan Moskow, Konferensi Tentang Afghanistan antara Taliban dengan Negara-negara

SELASA, 19 OKTOBER 2021 | 08:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Moskow akan menjadi tuan rumah konferensi tentang situasi Afghanistan pada Rabu (20/10). Ini akan menjadi format dialog Moskow pertama sejak pengambilalihan Afghanistan oleh Taliban pada Agustus lalu.

Pertemuan yang akan menjadi ajang diskusi antara para pemimpin Taliban dengan Amerika Serikat, China, India, dan lainnya itu diharapkan akan memetik hasil yang baik bagi kepentingan bersama.

Juru bicara Imarah Islam, Inamullah Samangani, mengatakan bahwa Imarah Islam telah mengkonfirmasi keikutsertaannya, dengan Wakil Perdana Menteri Abdul Salam Hanafi yang akan memimpin delegasi Taliban ke konferensi tersebut.


Samangani berharap mendapat keuntungan dari konferensi Moskow ini dan berusaha untuk terlibat dalam hubungan yang sah dengan negara-negara dunia sesegera mungkin.

Samangi juga mengungkapkan bahwa Hanafi bersama delegasi Imarah islam lainnya akan mengunjungi Moskow pada Selasa (19/10) waktu setempat. Hanafi akan ditemani oleh Amir Khan Muttqqi, penjabat menteri luar negeri.

Sebuah sumber yang dekat dengan Abdullah Abdullah, mantan ketua dewan tinggi untuk rekonsiliasi nasional, mengatakan bahwa mantan presiden, Hamid Karzai dan Abdullah juga diundang ke konferensi tersebut, tetapi kemudian dibantah oleh sumber dari Rusia, seperti dikutip dari The News, Senin (18/10).

Seorang mantan diplomat Afghanistan, Aziz Miraj, berharap undangan Moskow kepada para delegasi untuk pembicaraan tentang Afghanistan ini akan memiliki pengaruh yang sangat besar pada situasi di tingkat internasional.

"Bahkan mungkin menyeret Afghanistan keluar dari isolasi karena Rusia adalah negara yang negara kuat di dunia dan merupakan salah satu negara lawan NATO dan Barat,” menurutnya.

China dan India juga telah mengkonfirmasi kehadirannya meskipun belum secara detail mengungkapkan siapa yang akan datang.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya