Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Third Wave Covid-19 Diprediksi Terjadi Akhir Tahun 2021, Begini Deretan Strategi yang Disiapkan Pemerintah

MINGGU, 17 OKTOBER 2021 | 03:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Potensi terjadinya gelombang ketiga kasus Covid-19 sudah diprediksi banyak pakar akan terjadi pada akhir tahun 2021, atau tepatnya karena perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pemerintah pun telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 terulang seperti yang terjadi di bulan Juni hingga Juli 2021 yang lalu, atau periode yang sama tahun lalu yaitu Nataru tahun 2020.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate mengatakan, pemerintah telah menyiapkan enam strategi utama untuk mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19.


"Keberhasilan kita saat ini dalam menurunkan kasus Covid-19 tidak boleh putus," ujar Johnny dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/10).

Mantan legislator Partai Nasdem ini menuturkan, strategi pertama yang dilakukan pemerintah adalah memastikan evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai dengan data yang terjadi di lapangan.

"Sehingga penurunan level PPKM bukan berarti masyarakat bisa bereuforia. Kita harus tetap waspada menerapkan protokol kesehatan dan membatasi mobilitas," ucapnya.

Selain itu, Johnny juga menyebutkan upaya kedua yaitu meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19, utamanya di wilayah aglomerasi dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi agar potensi penularan bisa ditekan.

Kemudian yang ketiga, disebutkan Johnny, adalah mempercepat cakupan vaksinasi untuk kelompok anak. Keempat, menertibkan pelaku perjalanan internasional dengan aturan protokol kesehatan yang ketat di bandara-bandara yang sudah membuka akses masuk.

Adapun yang kelima, Johnny memastikan upaya pemerintah memperkuat peran pemerintah daerah dalam mengawasi kegiatan dan mengedukasi masyarakat terkait disiplin protokol kesehatan. Sedangkan yang keenam, pemerintah pusat akan memasifkan sosialisasi protokol kesehatan.

"Butuh kerja sama yang baik dari seluruh pihak agar Indonesia berhasil mengendalikan pandemi Covid19 dan memulihkan perekonomian nasional," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya