Berita

Presiden Joko Widodo/Repro

Politik

Smelter Freeport Dibangun di Gresik, Jokowi: Ini Terbesar di Dunia

SELASA, 12 OKTOBER 2021 | 13:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keseriusan mengolah tambang minerba secara mandiri diseriusi pemerintah dengan menggenjot pembangunan smelter di beberapa wilayah di Indonesia.

Salah satu smelter yang akan dibangun ada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur, yaitu smelter PT Freepport Indonesia.

"Ini adalah sebuah kebijakan strategis terkait dengan industri tambang tembaga setelah kita menguasai 51 persen saham Freeport, ujar Jokowi dalam acara Groundbreaking Pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia, di KEK Gresik, Jawa Timur, Selasa (12/10).


Jokowi menerangkan, cadangan tembaga yang dimiliki Indonesia sangat besar, karena masuk dalam kategori tujuh negara yang memiliki cadangan tembaga terbesar di dunia. Hanya saja, banyak barang mentah minerba ini yang diekspor ke negara lain, karena tidak memiliki infrastruktur hilirisasi.

"Jadi jangan sampai kita memiliki tambang, kita memiliki konsentrat, smelternya, hilirisasinya ada di negara lain. Seperti tadi disampaikan Pak Menteri (ESDM), ada di Spanyol, ada di Jepang. Nilai tambahnya berarti yang menikmati mereka," katanya.

Maka dari itu, Jokowi berharap smelter Freeport bisa memanfaatkan kekayaan alam Indonesia dengan sebaik-baiknya, agar tercipta kemakmuran masyarakat dengan menciptakan nilai tambah yang tinggi bagi ekonomi domestik.

"Tadi kita mendapatkan laporan bahwa smelter yang akan dibangun ini dengan desain single line, ini terbesar di dunia karena mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun," umbar Jokowi.

"Dengan membangun smelter di dalam negeri, maka ini akan memperkuat hilirisasi industri. Saya akan perintah satu per satu perusahaan apa pun, swasta maupun BUMN yang berkaitan dengan tambang minerba untuk masuk ke hilirisasi," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Selesaikan Bentrok di Matraman dengan Kepala Dingin

Senin, 27 Juli 2026 | 20:25

Metode Backfill Tailing jadi Andalan Tambang Bawah Tanah Lebih Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:24

Putusan Majelis Syura PKS: Dukung Kebijakan Ekonomi Prabowo Hingga Soroti LGBTQ

Senin, 27 Juli 2026 | 20:23

Pramono Minta Warga Kepala Dingin Sikapi Bentrokan di Matraman

Senin, 27 Juli 2026 | 20:16

Sebagai Wakil Rakyat, DPR Punya Tiga Tugas yang Wajib Dijalankan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:14

KSSK Bakal Libatkan Danantara dalam Setiap Pengambilan Keputusan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:02

Kuasa Hukum Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Masih Abu-Abu

Senin, 27 Juli 2026 | 19:59

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Komunitas Lintas Iman Satukan Tekad Hadapi Krisis Iklim

Senin, 27 Juli 2026 | 19:49

Kompetisi Debat Pemilu ke-VI Bawaslu Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Senin, 27 Juli 2026 | 19:48

Selengkapnya