Berita

Perwakilan DPP Sahabat Ganjar membagikan sembako dan bantuan peralatan dapur untuk korban kebakaran di Komplek Borobudur, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat pada Kamis, 30 September/Repro

Politik

600 Keluarga Korban Kebakaran di Papua Barat Terima Bantuan Sahabat Ganjar

SENIN, 11 OKTOBER 2021 | 22:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peristiwa kebakaran yang menghanguskan 300 rumah di Kawasan pemukiman di Komplek Borobudur, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat pada Kamis (30/10) lalu masih menyisakan duka.

Rasa iba kepada 1.000 orang dari 600 KK yang menghuni lima lokasi pengungsian disekitar titik kebakaran ditunjukkan relawan dari Sahabat Ganjar.

Sebanyak 40 orang relawan Sahabat Ganjar terjun langsung ke lokasi untuk memberikan trauma healing kepada anak-anak di lokasi bencana pada Senin (11/10).


"Hal ini dilakukan untuk mengurangi trauma pada anak-anak yang ikut mengalami langsung kejadian," ujar Ketua DPW Sahabat Ganjar Papua Barat, Ponsianus Silubun, dalam keterangan tertulisnya Senin malam.

Komplek Borobudur tempat kejadian kebaaran adalah pemukiman warga mayoritas berpenghasilan sebagai nelayan. Kebakaran diketahui dipicu oleh ledakan kompor minyak tanah dari salah satu rumah warga, dikarenakan padatnya pemukiman 300 rumah hangus tak tersisa.

Ponsianus menyebutkan, siang tadi pihaknya memberikan 150 paket bantuan dalam bentuk sembako, dan 150 paket peralatan dapur seperti piring, sendok, panci, dan alat masak lainnya.

"Diharapkan dengan bantuan ini warga terdampak bencana kebakaran bisa terbantu," imbuhnya.

Sementara itu, Perwakilan DPP Sahabat Ganjar, Aluysius Jaka menyebutkan, Sahabat Ganjar ada di seluruh Provinsi Indonesia. Termasuk di Papua Barat. Sehingga, pihaknya berinisiatif memabntu derita yang dialami para korban

"Derita itu ikut kami rasakan. Untuk itu kami dari DPP Sahabat Ganjar melakukan komunikasi dengan DPW Papua Barat, agar bisa hadir dan membantu para korban kebakaran," katanya.

Aluysius menerangkan, kepedulian yang sama pernah dilakukan Sahabat Ganjar pada saat ada kebakaran di Kemayoran beberapa waktu lalu.

"Membantu sesama adalah salah satu bentuk pengamalan Pancasila sila ke-2, yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab. Sahabat Ganjar menjadikan Pancasila sebagai salah satu landasan berpijak dalam berorganisasi," tutup Aluysius.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya