Berita

Presiden Aleksandar Vucic dan Menteri Luar negeri Rusia, Sergey Lavrov

Dunia

Presiden Serbia: Kamilah yang Menekan Rusia, Memintanya agar Memberi Kami Gas dengan Harga Terendah

SENIN, 11 OKTOBER 2021 | 06:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia adalah mitra terbaik bagi Serbia. Melanjutkan negosiasi terkait pasokan gas, Presiden Serbia Aleksandar Vucic berharap negaranya akan menerima gas Rusia dengan harga yang menguntungkan.

Vucic juga memberikan komentarnya terhadap tanggapan sinis Eropa dan Amerika Serikat yang baru-baru ini mengklaim bahwa Rusia memanfaatkan situasi krisis sumber daya alam sebagai kekuatan politik.

“Tekanan macam apa yang diberikan Rusia pada kami? Kamilah yang menekan Rusia, memintanya memberi kami gas dengan harga yang paling menguntungkan," ujar Vucic dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov yang sedang berkunjung ke Beograd, Minggu (10/10), seperti dilaporkan TASS.


Vucic mengakui justru Serbia yang meminta dan menekan Rusia tentang pasokan dan harga terbaik. Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dan Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov penah mengatakan bahwa keduanya akan berbicara dengan Presiden Vladimir Putin dan akan melakukan yang terbaik untuk menawarkan harga yang paling menguntungkan bagi Serbia.

"Saya tahu Putin, dan kami akan mendapatkan harga terbaik. Saya belum berbicara dengannya, hanya baru berencana untuk melakukannya. Namun, saya yakin kami akan mendapatkan harga terendah. Saya kenal orang ini," kata Vucic.

Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Rusia. Mengatakan bahwa ia akan mengabarkan kepada orang-orang di Eropa bahwa Rusia bukan seperti yang dikatakan mereka. Ia merasa beruntung bahwa negaranya memiliki keberanian membangun pipa gas di tengah krisis pasokan. Mengungkapkan seandainya Serbia tidak nekat membangun pipa gas dengan pihak Rusia, "Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah mengambil tali dan gantung diri di sini," kata Vucic.

"Saya tidak merahasiakannya. Tugas saya adalah mengadvokasi kepentingan rakyat saya. Krisis ini jauh lebih serius daripada yang mungkin dipikirkan beberapa orang. Harga gas akan naik di seluruh Eropa, di mana-mana," kata Vucic lagi.

Serbia dan Rusia berada dalam pembicaraan serius mengenai krisis gas alam. Keduanya berusaha untuk menjaga harga gas pada 270 dolar AS per 1.000 meter kubik dalam enam bulan pertama tahun 2022.

Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov mengatakan pada pertemuan komisi antar pemerintah di Serbia pada 7 Oktober bahwa ia berharap kontrak gas jangka panjang dengan Serbia akan ditandatangani sebelum akhir 2021.

Kunjungan Lavrov ke Beograd adalah dalam rangka memaksimalkan kerja sama Rusia-Serbia, salah satunya adalah kelanjutan permintaan pasokan gas untuk Serbia. Pertemuan keduanya dilakukan secara tertutup di istana presiden.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya