Berita

Sebanyak 16 orang meninggal dunia setelah sebuah pesawat yang membawa penerjun jatuh di Rusia/AFP

Dunia

Pesawat yang Membawa Penerjun Jatuh di Rusia, 16 Orang Meninggal Dunia

MINGGU, 10 OKTOBER 2021 | 17:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 16 orang meninggal dunia setelah sebuah pesawat yang membawa penerjun jatuh di Rusia tengah pada Minggu (10/10).

Menurut keterangan yang dirilis oleh Kementerian Darurat Rusia, pesawat jenis L-410 yang membawa 22 orang itu jatuh sekitar pukul 09.23 pagi waktu setempat saat melakukan penerbangan di atas republik Tatarstan.

Dalam kecelakaan tersebut, sebanyak enam orang diselamatkan. Namun 16 orang lainnya meninggal dunia.


Mereka yang selamat segera dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapat perawatan.

Gambar yang diterbitkan oleh kementerian menunjukkan pesawat patah menjadi dua dengan bagian hidung pesawat yang mengalami penyok parah.

Menurut kabar yang dimuat AFP, pesawat itu milik Masyarakat Sukarela untuk Bantuan Angkatan Darat, Penerbangan, dan Angkatan Laut Rusia yang menggambarkan dirinya sebagai organisasi olahraga dan pertahanan.

Kepala cabang regional organisasi itu, yakni Ravil Nurmekhametov, mengatakan bahwa klub terjun payung yang menyelenggarakan penerbangan tidak sepatutna disalahkan atas kecelakaan tersebut.

"Kami adalah yang terbaik, kami termasuk di antara lima klub teratas," kata Nurmekhametov, seraya menambahkan bahwa klub tersebut telah menjadi tuan rumah kejuaraan Eropa dan Dunia.

"Kosmonot berlatih di sini," katanya.

Pesawat ringan L-410 buatan Ceko adalah salah satu dari dua pesawat yang digunakan oleh klubnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya