Berita

YouTube siap memblokir semua konten anti-vaksin atau konten yang menuduh vaksin menyebabkan efek kesehatan kronis atau mengandung informasi yang salah tentang zat dalam vaksin/Net

Dunia

YouTube Blokir Semua Konten Anti-Vaksin

RABU, 29 SEPTEMBER 2021 | 21:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu ancaman yang membahayakan upaya global untuk mengakhiri pandemi Covid-19 adalah penyebaran kabar atau konten yang menyimpang atau memanipulasi di media sosial.

Oleh karena itu, salah satu platform media sosial untuk berbagai video, YouTube ingin mengambil bagian dalam upaya memberantas penyebaran kabar atau konten yang menyesatkan semacam itu.

Pada Rabu (29/9), Wakil Presiden Kepercayaan dan Keamanan Global YouTube Matt Halprin melalui sebuah pernyataan mengatakan bahwa pihaknya akan memblokir semua konten anti-vaksin atau konten yang menuduh vaksin menyebabkan efek kesehatan kronis atau mengandung informasi yang salah tentang zat dalam vaksin.


Dikabarkan Washington Post, YouTube juga telah melarang konten dari sejumlah aktivis anti-vaksin terkemuka serta menghapus beberapa saluran yang dinilai menyesatkan. Di antara aktivis anti-vaksin terkemuka yang kontennya dilarang di YouTube adalah Robert F. Kennedy Jr. dan Joseph Mercola.

Langkah ini dilakukan ketika YouTube dan raksasa teknologi lainnya seperti Facebook Inc. dan Twitter Inc. telah dikritik karena tidak berbuat cukup untuk menghentikan penyebaran informasi kesehatan palsu di situs mereka.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya