Berita

FC Sheriff Tiraspol ciptakan sensasi luar biasa dalam debut mereka di Liga Champions musim ini/Net

Sepak Bola

Sensasi Sheriff Tiraspol, Tim Kurcaci asal Negara Berbendera Palu Arit yang Pecundangi Madrid di Santiago Bernabeu

RABU, 29 SEPTEMBER 2021 | 12:32 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Boleh jadi nama FC Sheriff Tiraspol tak banyak dikenal penggemar sepak bola dunia. Maklum tim dari negara "antah berantah" ini baru musim ini mencicipi babak utama Liga Champions.

Namun, sejak hari ini Rabu (29/9), Sheriff Tiraspol akan banyak diingat publik dan masuk dalam sejarah Liga Champions. Sebagai tim kurcaci yang mampu mempecundangi klub raksasa Real Madrid di kandang lawan.  

Ya, Rabu dinihari tadi, Sheriff mempecundangi Madrid dengan skor 2-1 di Stadion Santiago Bernabeu. Sekaligus membawa klub yang sudah berjuang sejak fase kualifikasi 1 ini meraih hasil sempurna dalam 2 laga fase grup Liga Champions musim ini.


Kemenangan Sheriff ini jelas sangat sensasional. Bagaimana tidak, Madrid yang penuh diisi pemain bintang berharga mahal mampu ditundukkan tim yang harga pemainnya tak lebih mahal dari satu pemain Los Blancos.

Menurut data Transfermarkt, dana yang telah digelontorkan Madrid untuk mendapatkan satu pemain masih jauh lebih besar dari pengeluaran Sheriff untuk memperkuat pasukannya selama 25 tahun.

Total, seluruh penggawa yang dimiliki Sheriff saat ini bernilai 13,6 juta dolar AS. Bandingkan dengan Los Blancos yang total skuatnya mencapai 872 juta dolar AS. Perbandingan yang sangat jomplang.

Tapi itu tak membuat Sheriff jeri. Justru Madrid yang dibikin malu oleh tim debutan Liga Champions ini.

"Saya pikir ini bukan raihan terakhir kami," ujar pelatih Yuriy Vernydub menjelang laga perdana Sheriff di fase grup Liga Champions beberapa waktu lalu.

Transnistria

FC Sheriff Tiraspol merupakan salah satu tim peserta Divizia Nationala, kasta tertinggi di Liga Moldova. Namun sejatinya, mereka bukan berasal dari Moldova.

Nama Tiraspol yang menempel di nama klub ini tak lain adalah nama ibukota dari Transnistria. Yaitu sebuah wilayah yang telah memisahkan diri dari Moldova sejak 1990, menyusul keruntuhan Uni Soviet.

Namun, hingga saat ini Transnistria belum diakui sebagai sebuah negara berdaulat. Padahal, Transnistria sudah memiliki bendera sendiri, dengan gambar palu arit di sudut kiri atas bendera. Termasuk sudah menggunakan mata uang sendiri dalam aktivitas ekonomi mereka.

Akibat belum diakui sebagai sebuah negara, Transnistria pun antara ada dan tiada. Wilayahnya yang mencapai 1.000 meter persegi itu bukan lagi bagian negara manapun. Namun juga belum memiliki hak sebagai sebuah negara.

Hal tersebut itu menjadikan mata uang negara itu tidak berlaku di luar wilayahnya. Begitu pula dengan paspornya yang tidak diterima di negara mana pun.

Sejauh ini PBB masih menganggap Transnistria sebagai bagian dari Moldova. Hanya tiga negara (Abkhazia, Republik Artskah, dan Ossetia Selatan) yang telah mengakui Transnistria sebagai negara merdeka. Repotnya, tiga negara itu pun masih diakui secara terbatas oleh dunia.

Kini nama Transnistria rasanya bakal lebih dikenal dunia, seiring performa sensasional Sheriff Tiraspol di Liga Champions.

Meski perjalanan mereka masih sangat jauh, namun mampu meraih 2 kemenangan dalam 2 laga pertama mereka di babak utama Liga Champions sudah membuka mata dunia, ada klub bernama Sheriff Tiraspol di Eropa.

Kisah Cinderella seperti yang dialami klub Siprus, APOEL Nicosia, yang berhasil melaju ke perempatfinal Liga Champions 2012 bukan mustahil akan terulang.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya