Berita

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi akan dilaporkan ke Badan Kehormatan DPRD karena ngotot adakan Paripurna Interpelasi Formula E/RMOLJakarta

Nusantara

Selain Dilaporkan ke BK, Politikus Kebon Sirih Siapkan Mosi Tidak Percaya pada Prasetio Edi Marsudi

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 19:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sikap Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi yang bersikeras menggelar paripurna interpelasi Formula E dinilai telah mencoreng wajah parlemen Kebon Sirih.

Sebab, tindakan politisi PDIP menggelar interpelasi itu diduga telah menyisipkan agenda siluman dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus).

Atas tindakan arogan politikus PDIP tersebut, empat Wakil Ketua DPRD, yakni Mohamad Taufik, Zita Anjani, Abdurahman Suhaimi dan Misan Samsuri beserta tujuh fraksi lainnya akan melaporkan Prasetio ke Badan Kehormatan (BK).


"Besok kita lapor BK," ujar Taufik seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, saat jumpa pers di Restoran Tesate Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/9).

Tujuh fraksi tersebut terdiri dari Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi Nasdem, Fraksi Golkar, dan Fraksi PKB-PPP.

Politikus Partai Gerindra itu menambahkan, jika setelah dilaporkan ke BK namun Prasetio masih tetap ngotot, maka bukan tidak mungkin mosi tidak percaya akan digulirkan.

"Kita lihat ke depan, sekarang kita laporkan dulu," demikian Taufik.

Senada dengan Taufik, Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli mengatakan, mosi tidak percaya bisa saja digulirkan jika Prasetio masih bersikap otoriter dan tidak mengindahkan asas kolektif kolegial.

"Kemungkinan berlanjut ke sana jika pelanggaran seperti ini berulang lagi," pungkas politikus PKS itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya