Berita

Kepercayaan publik pada Jokowi terus menurun dalam tiga survei Indikator Politik Indonesia/Net

Politik

PKS: Kepercayaan Publik Terus Menurun Lampu Kuning bagi Jokowi

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 16:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Semakin menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah, sebagaimana hasil survei nasional Indikator Politik terbaru, merupakan peringatan serius bagi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Demikian disampaikan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin sore (27/9).

"Hasil survei ini lampu kuning bagi pemerintah," kata Mardani.


Menurut Anggota Komisi II DPR RI fraksi PKS ini, menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah bukan hanya sekedar isapan jempol belaka. Pasalnya, demokrasi di Tanah Air cenderung memburuk.

Oleh karena itu, pemerintah harus melakukan evaluasi secara serius agar tingkat kepercayaan masyarakat kembali meningkat.

"Kualitas Demokrasi kita kian dipersepsikan memburuk. Perlu perbaikan sistematis dan tekun," pungkasnya.

Rilis survei terbaru Indikator Politik Indonesia (IPI) mencatat sebanyak 58,1 persen masyarakat puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada September 2021. Tetapi, angka tersebut terus menurun selama masa pandemi Covid-19.  

"Sebelum pandemi itu sekitar 72-70 persen yang puas terhadap kinerja presiden. Nah jadi trennya masih turun," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi, Minggu (26/9).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya