Berita

Ketua Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Rany Mauliani/Net

Nusantara

Fraksi Gerindra Tolak Hadiri Paripurna Interpelasi Formula E

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 13:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

RMOL. Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta memastikan tidak akan menghadiri rapat paripurna yang beragendakan persetujuan interpelasi Formula E pada Selasa besok (28/9).

Penolakan itu ditegaskan langsung Ketua Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Rany Mauliani sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (27/9).

"Fraksi Gerindra tidak akan hadir karena sejak awal pun kita sudah memilih tidak interpelasi," tegas Rany.


Baginya,  paripurna interpelasi Formula E yang diputuskan hari ini oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi dalam badan musyawarah (Bamus) adalah agenda sisipan yang dipaksakan.

"Jadi menurut saya paripurna ini ilegal karena tidak sesuai mekanisme sesuai tata tertib DPRD yang mana sebetulnya beliau (Prasetio) sendiri yang mensahkan," kata Rany.

Adapun agenda Bamus yang seharusnya dibahas pada hari ini adalah Penetapan Jadwal Pembahasan KUPA PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021; Penetapan Jadwal Pembahasan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021; Penetapan Jadwal Bimbingan Teknis ke-lll DPRD Provinsi DKI Jakarta Bulan Oktober Tahun 2021.

Selanjutnya Penetapan Jadwal Kunjungan Kerja Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Bulan Oktober Tahun 2021; Penetapan Jadwal Pembahasan Rencana Kerja Tahunan (RKT) DPRD Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022; Penetapan Jadwal Sosialisasi Penyebarluasan Peraturan Daerah Bulan Oktober Tahun 2021; dan Penetapan Jadwal Pembahasan Raperda Tentang Utilitas.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya