Berita

Begawan ekonomi Rizal Ramli disambut hangat oleh masyarakat saat peringatan Hari Tani Nasional 2021/Ist

Politik

Langsung Didengar Presiden, Rizal Ramli: Rakyat Bahagia Banget kalau Mafia Tanah dan Bekingnya Benar-benar Disikat

SABTU, 25 SEPTEMBER 2021 | 07:51 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Seruan pemberantasan mafia tanah yang digaungkan aktivis Pro Demokrasi dan begawan ekonomi Rizal Ramli telah didengar sang kepala negara, Joko Widodo. Bahkan atas instruksi presiden, Kepolisia Republik Indonesia (Polri) memastikan tidak pandang bulu memberantas mafia tanah.

Respons cepat dari kepala negara atas permasalahan mafia tanah di Indonesia ini pun turut diapresasi Rizal Ramli. Namun, RR, sapaan Rizal Ramli memberi catatan bahwa semangat pemberantasan mafia tanah tidak hanya lip services.

RR yang sudah malang melintang menduduki sejumlah pos kementerian dari berbagai kepemimpinan presiden terdahulu ini mengatakan, semangat Presiden Jokowi ini akan benar-benar mendapat simpati rakyat jika berhasil memberantas mafia tanah hingga ke akar-akarnya.


"Kalau mafia tanah dan backing-nya benar-benar disikat Mas Jokowi dan Polri, rakyat akan bahagia banget. Menunggu dengan harap," kata Rizal Ramli dikutip dari akun Twitternya, Sabtu (25/9).

Sikap tegas pemerintah atas keberadaan mafia tanah tegas disampaikan Presiden Joko Widodo saat menyerahkan sertifikat redistribusi tanah objek reforma agraria di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu lalu (22/9).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan komitmennya dalam mengurai konflik agraria di Tanah Air. Jokowi pun tak akan ragu untuk memberantas keberadaan mafia tanah yang merugikan.

Jokowi meminta aparat kepolisian tidak pandang bulu memberantas mafia tanah dan memastikan mafia tanah tidak dapat bergerak bebas karena mendapatkan bantuan.

"Jangan sampai juga ada aparat penegak hukum yang membeking mafia tanah tersebut. Perjuangkan hak masyarakat dan tegakkan hukum secara tegas," tegas Presiden Jokowi.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya