Berita

Walikota Bandung Oded M. Danial/RMOLJabar

Nusantara

Belum Realisasikan Janji Politik Bagi-bagi Rp200 Juta Tiap RW, Walikota Bandung: Saya Harap Mereka Paham

RABU, 15 SEPTEMBER 2021 | 01:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Bandung Oded M Danial akan mengkaji kembali anggaran untuk Program Inovasi Pembangunan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK) sebesar Rp200 juta bagi tiap RW. Program tersebut merupakan janji politik Oded pada Pemilihan Walikota 2018 lalu.

Kondisi pandemi Covid-19 yang melanda dunia khusunya Kota Bandung. Oded mengaku sudah menambahkan anggaran untuk PIPPK sebesar Rp25 juta tahun ini.

"Dengan adanya pandemi ini, saya sudah minta pada teman-teman di tingkat RW, ini harus dipahami, dan mereka juga memahami. Walaupun dalam hal ini sudah ditambah juga Rp25 juta jadi total Rp125 juta tiap RW. Tapi janji saya Rp200 juta kalau kondisi keuanganya tidak ada (masalah), kita berharap mereka paham juga karena kondisi," kata Oded di Pendopo Kota Bandung, Jl. Dalem Kaum, Kota Bandung, Selasa (14/9).


Oded mengungkapkan, dampak pandemi Covid-19 memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melakukan penyesuaian anggaran, dan dialihkan sebagiannya untuk penanganan Covid-19.

Meski begitu, pihaknya yakin jika kondisi sudah membaik dan anggaran meyakinkan, janji politik akan terlealisasikan.

"Kalau isuk pageto (besok atau lusa) ada anggaran ya kenapa tidak, karena itu buat masyarakat. Yang penting Mang Oded tidak ada istilah sungkan-sungkan takut popularitas (turun), tidak saya mah, apa adanya kalau kenyataan seperti itu saya sampaikan," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

"Masyarakat kota Bandung saya yakin mereka paham kalau ada penjelasan. Tapi kan saya sebagai Walikota. Kalau saya berpikir popularitas yah saya pasti sungkan, tapi kan saya tidak, saya sampaikan saja apa adanya kenapa tidak," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya