Berita

Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia untuk PBB Michelle Bachelet menyebut bahwa pemerintahan Taliban di Afghanistan saat ini tidak sejalan dengan apa yang mereka janjikan, terutama dalam hal hak wanita/Net

Dunia

Taliban Inkar Janji, Wanita Semakin Dikucilkan dari Ruang Publik

SENIN, 13 SEPTEMBER 2021 | 19:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Apa yang telah dilakukan oleh kelompok militan Taliban di Afghanistan bertentangan dengan apa yang mereka janjikan kepada publik.

Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia untuk PBB Michelle Bachelet menyebut bahwa pemerintahan Taliban di Afghanistan saat ini tidak sejalan dengan apa yang mereka janjikan, terutama dalam hal hak wanita.

Taliban memerintahkan perempuan untuk tinggal di rumah, membatasi ketat anak perempuan untuk mengenyam pendidikan di sekolah, dan melakukan pencarian dari rumah ke rumah untuk mantan musuh.


Bachelet menambahkan bahwa Afghanistan saat ini berada dalam fase baru yang berbeda dan berbahaya, sejak Taliban menduduki kekuasaan di Kabul.

"Bertentangan dengan jaminan bahwa Taliban akan menegakkan hak-hak perempuan, selama tiga minggu terakhir, perempuan malah semakin dikucilkan dari ruang publik," kata Bachelet kepada Dewan Hak Asasi Manusia di Jenewa pada Senin (13/9), seperti dikabarkan Channel News Asia.

Bachelet juga menyatakan kekecewaannya pada komposisi pemerintah Taliban. Pasalnya, tidak ada wanita dan dominasinya oleh etnis Pashtun.

Oleh karena itu, Bachelet menyerukan mekanisme untuk memantau penegakkan hak-hak di Afghanistan.

"Saya mengulangi seruan saya kepada Dewan ini untuk mengambil tindakan berani dan kuat, sepadan dengan gawatnya krisis ini," tegasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya