Berita

Gedung lama Pasar Senen/Net

Nusantara

Perumda Pasar Jaya Ancam Tutup Lapak Pedagang Daging Anjing di Pasar Senen

MINGGU, 12 SEPTEMBER 2021 | 12:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Temuan dari Yayasan Animal Defenders Indonesia soal adanya perdagangan daging anjing di Pasar Senen, Jakarta Pusat telah dibenarkan oleh pihak Perumda Pasar Jaya.

Manager Pemasaran Perumda Pasar Jaya, Gatra Vaganza menjelaskan bahwa aktivitas penjualan daging anjing itu dilakukan oleh seorang oknum di Pasar Senen Blok 3

Perumda Pasar Jaya pun telah melakukan pemanggilan dan menjatuhkan sanksi administrasi kepada oknum pedagang tersebut.


"Apabila pedagang tersebut masih melakukan hal yang sama akan dilakukan tindakan tegas baik itu penutupan secara sementara maupun penutupan secara permanen," tegasnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta, Minggu (12/9).

Gatra melanjutkan, perilaku tersebut tidak sesuai dengan koridor yang dianut Perumda Pasar Jaya. Dalam hal ini, daging anjing tidak masuk dalam komoditi yang boleh diperjualbelikan.

"Ke depannya ini akan menjadi pelajaran bagi kami evaluasi dalam sisi operasional pasar, sehingga kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali," pungkasnya.

Pendiri Yayasan Animal Defenders Indonesia Doni Herdaru Tona mengatakan ada tiga lapak yang menjual daging anjing dalam pasar tersebut dengan rata-rata penjualan minimal 4 ekor per hari.

Menurut Doni, penjualan daging anjing tersebut melanggar undang-undang perlindungan pangan dan UU Perlindungan Konsumen.

Doni membeberkan, daging anjing tidak pernah diakomodir menjadi bahan pangan karena memang tidak diternak dan tidak ada dalam daftar pangan yang diakomodir untuk dijual.

"Oleh karena itu kami meminta para stakeholder, PD Pasar Jaya, Pemprov DKI, Dinas KPKP agar melindungi dari hal-hal seperti ini," tandas Doni.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya