Berita

Presiden Tunisia Kais Saied/Net

Dunia

Walau Banyak Dikritik, Presiden Tunisia Ajek Amandemen Konstitusi

MINGGU, 12 SEPTEMBER 2021 | 12:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rencana Presiden Tunisia Kais Saied untuk mengubah konstitusi semakin matang. Ia menegaskan, amandemen diperlukan saat ini.

Lewat sebuah wawancara dengan Sky News Arabia pada Sabtu (11/9), Saied mengatakan akan melakukan amandemen sesuai dengan cara-cara konstitusional.

Ia menekankan, meski menghormati konstitusi yang telah dibuat pada 2014, namun situasi hari ini membutuhkannya untuk diubah.


"Amandemen harus dilakukan dalam kerangka konstitusi," ujarnya.

Rencana Saied untuk mengamandemen konstitusi muncul setelah tujuh pekan ia memecat perdana menteri dan menangguhkan parlemen.

Salah satu penasihat Saied mengatakan, presiden berencana untuk menangguhkan konstitusi dan menawarkan versi amandemen melalui referendum.

Rencananya itu memicu penolakan dari partai politik hingga serikat pekerja. Bahkan para pakar hukum tata negara tidak mendukung intervensinya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya