Berita

Foto Disway

Dahlan Iskan

Hiburan Ummi

KAMIS, 09 SEPTEMBER 2021 | 04:34 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

KECENDERUNGAN "menjelekkan negeri sendiri" ada di mana-mana. Orang Indonesia sering terdengar mengatakan "kita kok tidak seperti Malaysia" Atau Vietnam. Atau Tiongkok. Atau Amerika.

Sesekali dengarlah orang Malaysia bicara. Ternyata sama juga seperti kita. Suka menjelekkan negeri mereka sendiri. Kok kalah dengan Indonesia.

Lihatlah video ini: Yang juga beredar luas di Indonesia. Semula saya bertanya dalam hati: siapa perempuan itu. Kok kelihatan pintar.


Tidak ada teks di video itu. Tidak ada keterangan yang bisa menjelaskan siapa dia. Dia sendiri juga tidak memperkenalkan diri. Kebetulan yang bicara di video itu cantik-berapa pun 'i' - nya. Dia mengeluhkan perpolitikan di Malaysia. Yang pemimpin politiknya itu-itu saja. Usang semua.

Dia memuji setinggi langit Indonesia. Yang berhasil menampilkan pemimpin politik baru. Yang luar biasa. Yang sangat dicintai rakyatnya: Presiden Jokowi.

Saya pun ingin tahu siapa dia. Saya kirim video itu ke teman wanita saya di Kuala Lumpur. Tionghoa. Tidak kalah cantik dengan yang di video. Dia juga pintar. Dekat sekali dengan banyak penguasa di sana.

"Dia itu Ummi Hafilda," jawab Si Cantik. "Dia populer sekali di Malaysia, whatever" tambahnya.

Ummi cakap bicara. Terlihat pengetahuannyi luas. Gaya cakapnyi seperti orator andal. Intonasi Suaranya juga memikat.

Ternyata Ummi adalah adik Azmin Ali dan Azwan Ali. Dua-duanya pesohor. Azmin adalah menteri di banyak periode. Siapa pun perdana menterinya, Azmin menterinya.

Azwan adalah presenter TV terkenal di Malaysia. Berarti keluarga ini benar-benar melek politik. Ummi mengeluh kok Malaysia belum juga menemukan pemimpin yang benar-benar dicintai rakyatnya.

Suara Ummi, kini 54 tahun, mewakili perasaan umumnya orang Malaysia: politiknya berputarputar di situ saja. Pun ketika bulan lalu terjadi

lagi pergantian pemerintahan. Dari UMNO, muter-muter sebentar, kembali ke UMNO. Golkar Indonesia kalah telak dengan UMNO Malaysia: sejak Pak Harto jatuh Golkar belum bisa comeback.

Di pemerintahan perdana menteri baru Ismail Sabri Yakoob sekarang ini Azmin menduduki jabatan Menteri Senior Perdagangan Internasional dan Industri.

Ummi menyerang siapa saja. Termasuk kakaknyi itu. Terakhir sang kakak dia hujat di Facebook: sebagai menteri yang melanggar UU negara. Yakni menerima banyak tamu di masa pandemi.

Ummi juga pernah menyerang Anwar Ibrahim. Kejam sekali. Praktis Ummi-lah yang ikut menjatuhkan Anwar. Sampai Anwar masuk penjara. Padahal kedudukan Anwar saat itu wakil perdana menteri: orang kedua setelah Mahathir Mohamad. Bahkan Anwar sudah dijanjikan akan menjadi perdana menteri berikutnya.

Baru di tengah persidangan Ummi, kala itu, mencabut pengaduan. Tapi Anwar sudah telanjur babak belur. Pencabutan itu dilakukan setelah seorang saksi membeberkan siapa Ummi. "Saya pernah main seks dengan Ummi sewaktu di London," ujar saksi di pengadilan. Nama saksi itu Norazman Abdullah Baginda. Jejak digital seperti itu terekam baik di media di Malaysia. Norazman, orang dekat Anwar Ibrahim, sekarang tidak lagi di politik. Ia jadi petani.

Saksi tersebut juga mengungkapkan Ummi mengadukan Anwar karena kecewa tidak dapat proyek bisnis di pemerintahan.

Ummi tidak mundur dari kebiasaannya mengeluhkan perpolitikan Malaysia. Sampai sekarang. Memang Malaysia baru saja mendapat perdana menteri baru. Baru sebulan. Tapi tandatanda akan jatuh lagi terlihat jelas.

UMNO sendiri, partai yang mengusung Ismail Sabri Yakoob tidak puas. Tidak cukup mendapat kursi di kabinet. Kini UMNO mulai menyuarakan Ismail Sabri harus diuji di parlemen. Minggu depan. Ketika parlemen memulai masa persidangannya 14 September.

Ketika Yang Dipertuan Agung Malaysia mengangkat Ismail Sabri sebagai PM, memang dibuktikan dengan dukungan tertulis dari mayoritas kursi di parlemen. Tapi setelah Ismail Sabri menyusun kabinet, banyak yang ingin mencabut dukungan. Itu akan dilakukan di sidang parlemen hari pertama.

Politik Malaysia begitu tidak stabilnya. Ekonominya juga lagi runyam. Covid-nya apalagi.

Menteri keuangan Malaysia lagi mengajukan persetujuan ke parlemen: agar rasio utang pemerintah bisa dinaikkan menjadi 70 persen GDP. Luar biasa tinggi persentase itu.

Selama ini rasio itu disetujui di angka 60 persen. Masih kurang tinggi. Utang Malaysia sudah mencapai 62 persen sekarang ini. Tapi, mereka merasa tidak khawatir. Semua utang itu dalam ringgit dan dilakukan di dalam negeri.

Sesekali wanita seperti Ummi bisa membuat video yang begitu menghibur kita di Indonesia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya