Berita

Dutabesar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf dalam seminar dan business meeting Indonesia-Egypt Update yang diselenggarakan oleh KBRI Cairo di Hilton Luxor pada Senin (6/9)/KBRI Kairo

Dunia

Dubes Lutfi Buka Peluang Ekonomi Berbasis Pesantren di Luxor, Mesir

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 21:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mesir dan Indonesia merupakan dua negara yang memiliki ikatan kuat, baik dalam aspek sejarah maupun ekonomi. Bagi Indonesia, Mesir merupakan mitra strategis. Hal itu tercermin dari nilai ekonomi perdagangan antara kedua negara yang terus tumbuh, bahkan di masa pandemi.

Dutabesar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf dalam seminar dan business meeting Indonesia-Egypt Update "Pandemic and Economic Recovery; Ways to move ahead" yang diselenggarakan oleh KBRI Cairo di Hilton Luxor pada Senin (6/9) memaparkan bahwa total nilai perdagangan kedua negara naik sebesar 785 juta dolar AS atau meningkat 37,4 persen dalam periode Januari-Mei 2021 dibandingkan dengan 571 juta dolar AS pada periode yang sama tahun lalu.

Dia menambahkan, pada Desember 2020, jumlah UMKM yang memasuki ekosistem digital mencapai 3,8 juta. Jumlah itu meningkat signifikan. Per Maret 2021, jumlah UMKM yang memasuki ekosistem digital menjadi 4,8 juta, termasuk yang saat ini hadirnya Asosiasi Dagang dan Inkubasi Bisnis (ASDIN) Pesantren di tengah forum tersebut. 


Hal itu mengundang decak kagum banyak pihak, termasuk Wakil Gubernur Provinsi Luxor Mohamed Abdel Kader Khairi. Saat mengunjungi booth ASDIN Pesantren yang memamerkan produk Pesantren bersama produk unggulan dan industri Strategis Indonesia, dia mengapresiasi para alumni Azhar yang mengembangkan kerjasama bisnis antara Indonesia dan Mesir.

Dia juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah Luxor berharap kerjasama antara kedua negara akan terus berlanjut dan meningkatkan kerjasama di bidang perdagangan, UMKM dan sejumlah bidang lainnya. 

Pada kesempatan yang sama, Zainur Rofiq, Ketua ASDIN Pesantren, Anggota Go Export Indonesia yang turut hadir dalam seminar menyampaikan apresiasi kepada KBRI Kairo yang telah memberikan peluang untuk memasarkan produk ASDIN Pesantren yang saat ini mencapai 1070 produk dan terdapat 120 perusahaan yang sudah siap ekspor dan rata rata alumni Azhar. 

Sementara itu, Atase Perdagangan Irman Adi Purwanto mengulas, keberadaan pondok pesantren di Indonesia merupakan potensi besar untuk pelaku ekonomi syariah dan industri halal agar dapat mengisi ceruk pasar ekspor produk pangan, makanan olahan dan produk industri halal lainnya yang sangat dibutuhkan pasar Mesir. 

Pameran produk Indonesia dalam rangkaian Business Meeting di kota wisata Luxor tersebut menampilkan kekhasan kain tenun Indonesia, produk makanan minuman, ragam kopi arabika dan robusta, bumbu masakan, kerajinan tangan dan produk industri strategis.

Menurut keterangan dari KBRI Kairo yang diterima redaksi, hadir dalam kesempatan seminar tersebut adalah ketua, pengurus dan pelaku usaha KADIN Luxor, pelaku usaha wisata Red Sea dan pengusaha Mesir lainnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno juga turut memberikan sambutan pembuka dalam bentuk virtual dan mendorong kerjasama pariwisata dan ekonomi kreatif antar kedua negara.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya