Berita

Presiden Venezuela Nicolas Maduro/Net

Dunia

Di Mexico City, Pemerintah Venezuela dan Oposisi Capai Kesepakatan Demi Akhiri Krisis Politik

SELASA, 07 SEPTEMBER 2021 | 13:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Venezuela dan perwakilan oposisi telah mencapai kesepakatan selama pembicaraan di Mexico City sebagai bagian dari upaya mengatasi krisis politik.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Senin (6/9), kedua belah pihak mengatakan negosiasi telah dilakukan dari tanggal 3 hingga 6 September.

Mereka mengatakan, beberapa kesepakatan yang telah disepakati meliputi tindakan sosial, terutama terkait Covid-19, dan sengketa teritorial dengan negara tetangga Guyana.


Sementara pembahasan mengenai langkah-langkah ekonomi, seperti hak penarikan khusus dengan Dana Moneter Internasional (IMF) akan dibahas pada putaran dialog selanjutnya.

"Kemajuan dibuat dalam mekanisme konsultasi dengan aktor politik dan sosial, membuat mereka seinklusif mungkin," kata mereka dalam pernyataan itu, seperti dikutip Reuters.

Dialog antara pemerintah Venezuela dan oposisi telah dilakukan sejak bulan lalu.

"Perjalanan kami masih panjang, kami memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, kami memiliki banyak masalah untuk didiskusikan, tetapi hari ini kami telah menunjukkan bahwa kami dapat mengatakan hal-hal tersulit kepada diri kami sendiri," kata Presiden Kongres Venezuela sekaligus pemimpin tim negosiasi Nicolas Maduro, Jorge Rodriguez.

Rodriguez mengatakan, setelah kesepakatan awal dicapai, perwakilan dari kedua belah pihak akan kembali ke meja di Meksiko pada akhir bulan.

Dialog intra-Venezuela dilakukan setelah kisruh politik yang diawali sejak pemilu 2018, dengan Maduro dituding melakukan kecurangan.

Sebelum dialog di Mexico City, keduanya juga telah melakukan upaya negosiasi dengan difasilitas berbagai pihak, termasuk Norwegia, Belanda, Rusia, Bolivia, dan Turki.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya