Berita

Wakil Presiden Republik Islam Afghanistan, Amrullah Saleh, membantah kabar dirinya melarikan diri./Repro

Dunia

Dipastikan, Amrullah Saleh Tidak Melarikan Diri, Lembah Panjshir Tidak Jatuh ke Taliban

SABTU, 04 SEPTEMBER 2021 | 08:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kabar soal Wakil Presiden Republik Islam Afghanistan Amrullah Saleh angkat kaki dari Afghanistan dan Lembah Panjshir jatuh ke tangan Taliban yang sempat beredar Jumat malam kemarin (3/9) dibantah dengan tegas oleh Saleh sendiri.

Setelah kabar itu beredar, Amrullah Saleh segera muncul dalam sebuah video singkat berdurasi sekitar satu menit untuk menepis hoaks tersebut.

"Hari ini, Jumat tanggal 3 September 2021 jam 9.15 waktu setempat, saya berada di Lembah Panjshir. Kabar yang mengatakan bahwa saya melarikan diri dari Afghanistan sepenuhnya tidak berdasar," tegas Saleh yang mengenakan pakaian tradisional khas Afghanistan.


"Saya masih bertahan di sini dan kami melakukan beberapa pertemuan," sambungnya.

Saleh menjelaskan bahwa situasi yang pihaknya hadapi saat ini sulit, karena Taliban berkuasa dan adanya aliansi Al-Qaeda serta kelompok teror lainnya, di tambah dengan dukungan dari Pakistan terhadap Taliban.

Meski demikian, Saleh menegaskan bahwa dia tidak akan melarikan diri dari situasi saat ini.

"Kami tetap melakukan perlawanan. Kami tidak akan menyerah dan akan terus berjuang. Saya tidak akan melarikan diri," tegas Saleh.

Lembah Panjshir merupakan satu-satunya wilayah di Afghanistan yang belum bisa dikndalikan oleh Taliban. Di wilayah itu, Saleh dan kelompok perlawanan yang dipimpin oleh Ahmad Massod bertahan untuk menentang Taliban.

Sejak Taliban menduduki Kabul dan Ashraf Ghani melarikan diri pada 15 Agustus lalu, Saleh merupakan tokoh yang bertahan di Afghanistan, meski situasi tidak menentu.

Dua hari setelahnya, tepatnya pada 17 Agustus, Saleh menegaskan di Twitter bahwa berdasarkan Konstitusi Afghanistan, dalam keadaan presiden tidak hadir, melarikan diri, mengundurkan diri dan atau meninggal dunia, maka Wakil Presiden Pertama menjadi pelaksana tugas presiden atau caretaker.

Saleh merupakan Wakil Presiden Pertama di bawah pemerintahan Ghani.

Taliban menutup telinga dari apa yang dikatakan Saleh itu. Bahkan dalam beberapa hari belakangan, Taliban semakin intens melakukan pertempuran dengan kelompok perlawanan di Lembah Panjshir.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya