Berita

Rusia kabarnya tengah menjalin kontak dengan anggota kelompok militan Taliban yang potensial untuk membentuk pemerintahan di Afghanistan/Net

Dunia

Rusia Jalin Kontak dengan Anggota Taliban yang Potensial Membentuk Pemerintahan

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 23:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia tengah menjalin kontak dengan anggota kelompok militan Taliban yang potensial untuk membentuk pemerintahan di Afghanistan.

Kabar itu dimuat oleh Kantor Berita RIA pada Jumat (3/9), mengutip duta besar Rusia untuk Kabul. Meski begitu, tidak disebutkan lebih jauh mengenai nama-nama dari pihak Taliban yang diajak kontak erat.

Dubes Rusia itu hanya menekankan bahwa Moskow tidak berencana untuk memasok senjata ke otoritas baru di Afghanistan.


Sementara itu, merujuk pada kabar yang dimuat Al Jazeera, sumber-sumber dalam kelompok itu sebelumnya mengatakan bahwa salah satu pendiri Taliban, Mullah Baradar akan memimpin pemerintahan baru Afghanistan yang akan segera diumumkan.

Taliban sendiri kabarnya hampir rampung untuk membentuk pemerintahan baru di tengah tekanan domestik dan internasional.

Meski begitu, belum ada kabar pasti soal kapan pengumuman pemerintahan baru akan dilakukan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya