Berita

Taliban/Net

Dunia

Amrullah Saleh: Taliban Isolasi Panjshir, Blokir Bantuan Kemanusiaan dan Obat-obatan

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 20:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban dilaporkan telah mengisolasi Panjshir yang menjadi basis kelompok perlawanan yang dipimpin oleh Ahmad Massoud dan Wakil Presiden Pertama Afghanistan Amrullah Saleh.

Hal itu diungkap oleh Saleh lewat akun Twitter-nya, @AmrullahSaleh2, pada Jumat (3/9).

Saleh menyebut, Taliban sudah memblokir akses kemanusiaan ke Panjshir. Mereka juga memutus sambungan telepon, listrik, hingga tidak mengizinkan masuknya obat-obatan. Akibatnya, orang-orang hanya bisa bertahan menggunakan sejumlah kecil uang tunai.


"Selama 23 tahun terakhir sejak berdirinya Rumah Sakit Darurat, kami tidak pernah memblokir akses Taliban ke sana," lanjut Saleh.

Ia juga mengatakan, Taliban melakukan skrining profil etnis bagi para pelancong, hingga menggunakan pemuda Panjshir untuk membersihkan ranjau dengan cara berjalan di ladang ranjau.

"Taliban melakukan kejahatan perang dan tidak menghormati hukum humaniter internasional. Kami meminta para pemimpin PBB dan dunia untuk memperhatikan perilaku kriminal dan teroris yang jelas dari Taliban ini," pungkasnya.

Dalam beberapa hari terakhir, pertempuran antara Taliban dan kelompok perlawanan Panjshir semakin intens, meski menjelang pengumuman pemerintahan baru rezim Taliban di Afghanistan.

Dari laporan ToloNews, Taliban telah merebut pusat distrik Shutul di Panjshir pada Kamis (2/9), dengan 11 pos. Taliban juga menyebut 34 anggota kelompok perlawanan meninggal.

Klaim Taliban sendiri dibantah oleh kelompok perlawanan yang dipimpin Massoud. Sebaliknya, jurubicara kelompok perlawanan Fahim Dashti mengatakan 350 pejuang Taliban meninggal dan 290 terluka selama pertempuran empat hari.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya