Berita

Salah seorang pendiri Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar/Net

Dunia

Pendiri Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar Akan Pimpin Pemerintahan Baru Afghanistan

JUMAT, 03 SEPTEMBER 2021 | 14:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah posisi tinggi di pemerintahan baru Afghanistan mulai terungkap. Salah satu pendiri Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar dilaporkan akan menjadi pemimpin pemerintahan baru.

Hal itu diungkap oleh tiga sumber Taliban kepada Reuters pada Jumat (3/9). Baradar sendiri saat ini mengepalai Kantor Politik Taliban yang berada di Doha, Qatar.

Sumber juga mengungkap, putra pendiri Taliban Mullah Mohammad Omar, Mullah Mohammad Yaqoob akan menempati posisi senior di pemerintahan, bersama dengan Sher Mohammad Abbas Stanekzai.


"Semua pemimpin puncak telah tiba di Kabul, di mana persiapan sedang dalam tahap akhir untuk mengumumkan pemerintahan baru," ujar seorang pejabat Taliban.

Media lokal, Tolo News pada Kamis (2/9) juga menyebut pemimpin Taliban, Mullah Haibatullah Akhundzada dipastikan menjadi pimpinan tertinggi, yang akan membawahi posisi presiden atau perdana menteri.

"Tak perlu diragukan lagi kehadiran Amirul Mukminin (Akhundzada) di pemerintahan. Beliau akan menjadi pemimpin pemerintahan dan hal ini tidak perlu dipertanyakan lagi," kata anggota komisi budaya Taliban, Anamullah Samangani.

Awal pekan ini, Taliban menyebut pengumuman komposisi pemerintahan baru akan diumumkan pada Jumat (3/9).

Setelah merebut Kabul pada 15 Agustus dan menguasai negara, Taliban telah berkomitmen untuk membentuk pemerintahan yang inklusif dan menghomati hak asasi manusia.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya