Berita

Mural mirip Jokowi yang di Bandung dan kemudian dihapus/RMOLJabar

Nusantara

Mural Mirip Jokowi di Bandung Kembali Dihapus, Polisi Buru Pelakunya

KAMIS, 26 AGUSTUS 2021 | 20:04 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pembuatan Mural mirip Presiden Joko Widodo kembali terjadi di Kota Bandung, Jawa Barat. Polrestabes Bandung pun sedang mencari pelaku mural itu.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Rudi Trihandoyo mengatakan, pihaknya saat ini tengah mencari pembuat mural dengan gambar mirip Presiden Jokowi di Jembatan Pasupati, Kota Bandung.

Kata Rudi, nantinya, pembuat akan diperiksa untuk dimintai keterangan.


"Kita nanti cari, siapa yang buat. Kita lakukan penyelidikan, supaya yang melukis itu bisa keambil, apa maksudnya gambar-gambar seperti itu," ujar Rudi seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (26/8).

Saat ini, kata Rudi, proses penyelidikan dilakukan dengan melibatkan jajaran kepolisian di Polsek Bandung Wetan.

Menurut Rudi, pelaku pembuat mural itu tidak akan langsung dipidanakan. Ada tahapan-tahapan yang akan ditempuh, mulai dari pemeriksaan lebih dulu.

"Kita tanya dulu, kalau ketangkep orangnya, kita interview, apa maksud dan tujuannya. Apakah itu kritik sosial atau bagaimana. Nanti kita imbau dan peringatkan," katanya.

Pidana baru diterapkan, kata dia, jika pelaku terbukti melakukan penghinaan terhadap Presiden atau lambang negara.

"Enggak kalau kritik, tapi kalau menghina kepala negara atau presiden ada pasalnya.

Kita lihat nanti, kalau ternyata tidak ada dasar hukumnya kita tidak akan proses," ucapnya.

Gambar mural menampilkan sosok yang mengenakan kemeja warna putih itu mirip Jokowi. Pada bagian mata, ditutupi masker dan berpose dengan tangan kanan menyentuh masker.

Di sebelah kanan, terlihat ada sebuah tulisan dengan tinta warna hitam dalam sebuah lingkaran yang tertulis 'Niskala'.

Mural itu kini telah dihapus dan hanya bertahan beberapa jam saja.

Kejadian penghapusan mural bermuatan kritik juga terjadi di beberapa tempat, di Batuceper, Tangerang, Bangil Pasuruan dan juag Tigaraksa, Kabupaten Lebak.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya