Berita

Presiden Jokowi saat undang ketum Parpol koalisi ke Istana Negara/Ist

Politik

Istana Undang Parpol Koalisi Termasuk PAN, PDIP: Jokowi Sudah pada Track Benar

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 19:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Usaha Pemerintahan Joko Widodo nampak serius dalam mengatasi pandemi virus corona baru (Covid-19). Rabu (25/8) Jokowi mengumpulkan para Ketua Umum Partai Politik pendukung pemerintah di Istana Negara.

Sekjen PDI Perjuang Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya menyambut baik langkah Presiden Joko Widodo mengumpulkan para petinggi partai secara periodik, baik Ketua umum dan juga Sekretaris Jenderal partai.

Dikatakan Hasto, pertemuan ini semangat gotong royong menangani pandemi jadi sangat terasa. Apalagi PAN juga menjadi salah satu peserta pertemuan.


“Seluruh Ketum Parpol yang hadir merasakan pentingnya gotong royong seluruh komponen bangsa, dan apa yang telah dilakukan oleh Presiden Jokowi di dalam mengatasi pandemi sudah pada track yang benar,” demikian kata Hasto dalam keterangan tertulis, Rabu petang (25/8).

Diceritakan Hasto, dari paparan yang disampaikan Jokowi di hadapan petinggi parpol koalisi, berbagai capaian penanganan pandemi sangat dipengaruhi oleh kerjasama dari seluruh lembaga tinggi negara.

Bahkan, kata Hasto, Jokowi juga menyampaikan perbandingan penanganan pandemi dengan berbagai negara lainnya, seperti Amerika Serikat, India, Jerman, Brasil.

"Seluruh Ketum Parpol yang hadir, dengan membandingkan apa yang terjadi di Indonesia dengan negara-negara besar lain, serta melihat kesungguhan pemerintah di dalam menanggani pandemi, terus memberikan dukungan bagi kebijakan Presiden Jokowi," demikian kata Hasto.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya