Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Pfizer Kembangkan Vaksin Khusus untuk Varian Delta

RABU, 25 AGUSTUS 2021 | 08:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan farmasi asal Amerika, Pfizer, dilaporkan tengah mengembangkan vaksin khusus untuk memerangi varian Delta yang sangat menular.

"Sekarang, kami sedang membuat vaksin khusus untuk Delta," ungkap CEO Pfizer Albert Bourla dalam NBC Nightly News pada Senin (23/8).

Bourla mengaku, sebelumnya pihaknya ragu-ragu untuk mengembangkan vaksin khusus ini lantaran penggunaan dosis ketiga atau booster cukup efektif. Tetapi Administrasi Makanan dan Obat-obatan (FDA) mendukung suntikan dua dosis.


"Saya hampir yakin bahwa kita tidak akan membutuhkannya karena suntikan booster dari vaksin saat ini sangat, sangat efektif melawan Delta," kata Bourla.

Ia juga berpendapat, meski terdapat efek samping serius seperti limfadenopati, namun itu sangat jarang terjadi untuk vaksinnya.

Awal pekan ini, vaksin Covid-19 yang dikembangkan Pfizer dan BioNTech menjadi yang pertama dari jenisnya yang mendapat persetujuan penuh dari FDA.

AS juga akan memulai vaksinasi booster pada 20 September untuk mereka yang telah mendapatkan dosis kedua vaksin delapan bulan sebelumnya. Itu dilakukan setelah ditemukan kekebalan hilang setelah kira-kira enam bulan.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Anjlok Hampir 6 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:29

Trump dan Gedung Putih Unggah Peta Baru Selat Hormuz yang Bikin Panas Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:17

Wall Street Merah, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:04

Harvard Didenda Rp947 Miliar atas Skandal Penjualan Bagian Tubuh Jenazah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 08:03

Dolar AS Bergerak Terbatas, Indeks DXY Menguat Tipis di Level 99,63

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:47

Logam Mulia Serempak Anjlok Dihantam Naiknya Imbal Hasil Obligasi

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:25

Bursa Eropa Loyo, Saham Teknologi Berguguran

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:06

Konsep Ketahanan Iklim Ala Indonesia Menggema di Forum Menteri LH Anggota BRICS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:59

Kenaikan Anggaran Pendidikan Harus Wujudkan Sekolah Dasar Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:32

42 Pemegang Izin Kehutanan Ditindak Gegara Karhutla

Rabu, 19 Agustus 2026 | 06:19

Selengkapnya