Berita

Puan Maharani dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Puan Maharani Boleh Lebih Populer, tapi Ganjar Lebih Disukai Publik

SENIN, 23 AGUSTUS 2021 | 19:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PDI Perjuangan nampaknya harus menimbang ulang dalam mempersiapkan calon presiden 2024. Belakangan, partai banteng moncong putih santer mempersiapkan Puan Maharani yang kini menjabat Ketua DPR RI untuk bertarung di Pilpres.

Pertimbangan itu, salah satunya adalah sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang konsisten menjadi figur unggulan yang diinginkan publik menjadi calon presiden.

Pada survei terbaru yang dirilis Vixpoll Indonesia, Puan Maharani memang lebih populer dari Ganjar. Tetapi, Ganjar lebih disukai oleh publik.


"Puan Maharani lebih populer dengan dipilih 65,8 persen responden dibandingkan Ganjar 65,5 persen," ujar Direktur Eksekutif Vixpoll Indonesia Mohammad Anas RA dalam webinar rilis survei bertema "Opini Masyarakat Terhadap Penanganan Covid-19, Rencana Amandemen dan Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia", Senin (23/8).

"Tetapi, dari sisi suka atau tidak suka, Ganjar unggul disukai 48,2 persen responden, sementara Puan Maharani di angka 30,5 persen," imbuhnya.

Begitu juga dalam hal elektabilitas, Puan tidak lebih baik daripada Ganjar Pranowo. Elektabilitas Ganjar Pranowo di angka 15,2 persen dan Puan Maharani 2,5 persen.

Survei dilakukan dalam periode 16 sampai 27 Juli 2021 dengan melibatkan 1.240 responden yang diwawancara secara tatap muka.

Metode penarikan sampel multistage random sampling dengan toleransi kesalahan kurang dari 2,89 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya