Berita

Manny Pacquiao sebelum kembali unjuk gigi di atas ring tinju melawan Yordenis Ugas di Las Vegas/Twitter

Dunia

Manny Pacquiao Kembali Unjuk Gigi di Ring Tinju, Pemanasan untuk Pilpres Filipina?

MINGGU, 22 AGUSTUS 2021 | 11:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Juara tinju dunia delapan kali asal Filipina, Manny Pacquiao kembali unjuk gigi di atas ring tinju. Dia bertarung dengan timpalannya dari Kuba Yordenis Ugas di Las Vegas pada Sabtu malam (21/8).

Kembalinya Pacquiao ke ring tinjuk tidak bisa dilepaskan dari isu politik yang membayanginya. Bukan tanpa alasan, pria 42 tahun itu memang terjun dan fokus ke dunia politik sejak dua tahun belakangan. Saat ini dia juga duduk di kursi senator Filipina.

Jurubicara politik Pacquiao, yakni Monico Puentevella juga mengindikasikan bahwa sang legenda tinju itu pun memiliki ambisi politik yang besar.


“Pertarungan tinju hanyalah bonus,” kata Puentevella.

“Setelah pertarungan Las Vegas akan menjadi pertarungan terbesar dalam hidupnya pada Mei tahun depan, dan jika dia menang (atas Ugas), itu hanya akan menambah jarak tempuh dan menginspirasi lebih banyak orang untuk mendukungnya," sambungnya, seperti dikabarkan Al Jazeera.

Dia merujuk pada jadwal pemilu Filipina, yaitu Mei 2022, yang akan memilih presiden baru menggantikan Rodrigo Duterte.

Sementara itu, Pacquaio sendiri belum mengatakan secara terbuka apakah dia akan mencalonkan diri dalam pemilu itu atau tidak. Namun isu soal dia yang akan ikut berlaga dalam pemilu mendatang sudah menjadi semacam rahasia umum di Filipina.

“Dia siap untuk lari. Dia sudah mengincar itu selama beberapa waktu, dan dia hanya ingin menyelesaikan pertandingan tinju ini. Dia mengatakan kepada saya untuk memberi tahu semua orang dengan pasti bahwa dia akan lari,” kata Puentevella.

Hingga saat ini, nama Pacquiao juga cukup diperhitungkan dalam pencalonan presiden. Dia menjadi presiden partai politik Duterte, PDP-Laban, pada Desember 2020 dan tampaknya mesin di belakang Duterte sedang bersiap untuk mendorong Pacquiao maju di pemilu.

Duterte sendiri bahkan menyebut petinju itu sebagai "presiden Filipina berikutnya".

Namun bukan berarti jalan Pacquiao mulus. Pasalnya, Duterte, yang hanya diizinkan untuk menjalani masa jabatan enam tahun, menghadapi kemungkinan masalah karena pengaduan Pengadilan Kriminal Internasional terhadapnya atas kejahatan terhadap kemanusiaan sedang diproses, dan pengadilan dapat memerintahkan penangkapannya.

Karena tidak dapat mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua, Duterte mengatakan dia ingin mencalonkan diri sebagai wakil presiden. Namun dilihat dari tindakan sekutu dekatnya baru-baru ini, tampaknya ada indikasi bahwa Duterte akan lebih mengedepankan putrinya di dunia politik ketimbang Pacquiao.

“Presiden khawatir jika ada orang selain putrinya yang mencalonkan diri dan memenangkan (kepresidenan), presiden tahu dia akan didakwa di Pengadilan Kriminal Internasional,” kata Puentevella.

“Jadi sekarang, untuk memastikan dia tidak berakhir di penjara, tidak ada orang politik lain yang bisa membantunya kecuali putrinya," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya