Berita

KBRI Kairo meresmikan Kedai Kopi Spesialti Indonesia "Villa Sumatra" di kawasan elit Melanite Mall, First 6 October City, Provinsi Giza/KBRI Kairo

Dunia

KBRI Cairo Resmikan Kedai Kopi Spesialti Indonesia di Momen HUT RI ke-76

SABTU, 21 AGUSTUS 2021 | 21:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kopi khas Indonesia semakin banyak digemari oleh warga di Mesir. Pada momen peringatan HUT RI ke-76, KBRI Kairo meresmikan Kedai Kopi Spesialti Indonesia "Villa Sumatra" di kawasan elit Melanite Mall, First 6 October City, Provinsi Giza, Mesir pada Jumat (20/8).

Pembukaan kedai kopi tersebut dilakukan secara resmi oleh Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf, didampingi Atase Perdagangan KBRI Kairo Irman Adi Purwanto Moefthi. Selain itu, hadir juga sejumlah orang dari kalangan para penikmat kopi di Mesir, influencer, penggiat di bidang media, serta staf KBRI Kairo yang membaur di tengah suasana yang penuh keakraban dan persaudaraan.

Dengan keberadaan kedai kopi spesialti 'Villa Sumatra' di kawasan kelas atas Mesir ini, Dubes Lutfi berharap kopi spesialti arabika Indonesia semakin dikenal warga Mesir, warga Arab dan warga masyarakat asing di kawasan ini. Di kedai tersebut, para pecinta kopi dapat menikmati kelezatan kopi arabika yang banyak dihasilkan oleh para petani kopi di Sumatra, Sulawesi, Jawa, Lombok, Flores dan Papua.


Pada kesempatan yang sama, pemilik kedai tersebut, yakni Haytham Shawkat Hussein mengaku bahwa setelah melakukan perjalanan ke Indonesia dan mengunjungi sentra-sentra kopi spesialti serta bertemu langsung dengan para petani yang gigih merawat tanaman kopi arabika, dia bertekad untuk totalitas memperkenalkan kopi spesialti Indonesia di Mesir. Dia pun berkomitmen untuk hanya menyajikan seratus persen kopi dari Indonesia, bukan kopi seperti yang disajikan di kafe-kafe internasional.

"Saya sudah cinta dengan kopi spesialti Indonesia, dan menurut saya kopi spesialti Indonesia menawarkan kelezatan yang khas dan saya optimis kopi spesialti memiliki potensi harapan yang besar di pasar Mesir," kata Haytham.

Dia berharap bahwa akan ada lebih banyak lagi barista profesional Indonesia yang dapat membantu membesarkan kafe spesialiti Indonesia itu di Mesir.

Haytham juga menceritakan bahwa untuk menyajikan secangkir kopi yang nikmat, diperlukan keterampilan dari tiga komponen yaitu petani yang unggul, proses roasting, dan barista.

"Jadi kualitas bergantung dari biji kopi yang dihasilkan para petani yang sudah berkomitmen dengan kita, dan setelah itu ada 'roasters', bagaimana kita memanggang kopi tersebut dan rasa apa yang muncul dari kopi petani ini, dan akhirnya barista," papar Haytham. yang sudah tak sabar ingin mengunjungi sentra kopi di pegunungan Papua yang telah direkomendasikan Bapak Dubes Lutfi Rauf.

Sementara itu, masih pada kesempatan yang sama, Atase Perdagangan Irman Adi menerangkan, dengan peresmian kedai kopi spesialti Indonesia ini maka akan semakin memberi nuansa baru bagi upaya diplomasi kopi di Mesir, termasuk promosi dan aktivitas pemasaran kopi di kawasan 6 October City yang dikenal banyak didiami para pebisnis dan investor kelas atas negara teluk serta para pelaku usaha Mesir. 

Irman juga menmbahkan bahwa kinerja ekspor kopi Indonesia ke Mesir di tengah kondisi pandemi Covid-19 masih menunjukkan tren pertumbuhan positif, dimana menurut data BPS RI menyebutkan ekspor kopi ke Mesir telah mencapai lebih dari 18 ribu ton selama masa Januari-Mei 2021 atau hampir 60 persen dari total volume ekspor kopi sepanjang tahun 2020 lalu. 

Secara umum nilai ekspor kopi Indonesia ke Mesir pada periode Januari-Mei 2021 telah mencapai 31,22 juta dolar AS atau meningkat 38,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar 22,48 juta dolar AS.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya