Berita

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa/Net

Politik

Jerry Massie: Calon Panglima TNI Harus Transparan dan Independen

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 19:47 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Sikap transparan dan independensi perlu dikedepankan dalam pemilihan Panglima TNI. Namun yang paling penting dalam prosesnya nanti semua berjalan dengan efektif.

Demikian kata Ketua Gerakan Indonesia Anti Korupsi (GIAK), Jerry Massie, menanggapi pergantian Marsekal Hadi Tjahjanto yang memasuki pensiun dari Panglima TNI pada November 2021 mendatang.

"Saya yakin Jenderal Andika (Kepala Staf Angkatan Darat/KSAD) figur yang profesional dalam bidangnya dan orangnya transparan," ujar Jerry Massie menanggapi harta fantastis yang dimiliki Jenderal Andika Perkasa, Jumat (20/8).


Menurut Jerry, orang yang akan menjabat Panglima TNI harus menyampaikan Laporan Harta Kekakayan Pejabat Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini menurutnya harus transparan, dan aset-aset lain yang keberadaanya belum dilaporkan juga harus diejlaskan sumbernya.

"Bila perlu sampai pajak ditelusuri, apakah menunggak pajak atau tidak," imbuhnya.

Tapi, sambung Jerry, untuk menghindari dan mencegah hal yang tak diinginkan, maka hibah tanpa akta sebagian besar asetnya perlu dilengkapi surat kepemilikan yang jelas, termasuk asal usul hibah. Hal tersebut dilakukan agar tak ada isu miring dari publik.

Jerry juga meminta agar Komisi I DPR RI, KPK dan Masyarakat Sipil seperti ICW dan MAKI, turut mengkritisi harta Andika yang 80 persen berasal dari hibah tanpa akta. Karena itu perlu didukung agar DPR melakukan tugasnya dengan baik.

Apalagi DPR, kata dia, memiliki kekuatan sehingga perlu meminta klarifikasi soal hibah tersebut agar semua terang-benderang tak ada kecurigaan.

"Menarik untuk ditelusuri alasan tanah dihibahkan ke Jenderal Andhika," imbuhnya.

Sementara Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Jakarta, Abdul Fickar Hadjar, meminta institusi-institusi yang mempunyai kewenangan dan berkaitan dengan rekruitmen pejabat publik mengkritisi setiap calon, termasuk kepemilikan hartanya yang dimiliki Jenderal Andika Perkasa yang baru-baru ini telah melaporkan LHKPN ke KPK saat namanya disebut-sebut sebagai calon Panglima TNI.

"Ya seharusnya institusi-institusi yang punya kewenangan dan berkaitan dengan rekruitmen pejabat publik mengkritisi setiap calon, termasuk kepemilikan hartanya," ujar Abdul Fickar Hadjar.

Fickar menyatakan, setelah jelas terkait harta yang dimilikinya, maka dipersilahkan pada instansi yang berwenang khususnya DPR untuk menilainya, apakah layak menjadi pejabat publik atau tidak.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya