Berita

Koordinator Daerah (Korda) Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara DKI Jakarta memberikan keterangan pers/Ist

Nusantara

BEM Nusantara Hanya Satu, di Bawah Kepemimpinan Eko Pratama

JUMAT, 20 AGUSTUS 2021 | 04:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

BEM Nusantara hanya ada satu, yakni kepengurusan pusat di bawah kepemimpinan Eko Pratama. Untuk itu, patut disayangkan adanya gerakan kelompok Mahasiswa yang mengatasnamakan diri sebagai Koordinator Pusat (Korpus) Aliansi BEM Nusantara selain kepemimpinan Eko.

Demikian disampaikan Koordinator Daerah (Korda) Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara DKI Jakarta, Wixen Nando dalam keterangannya, Jumat  (20/8).

"Kami sangat menyayangkan apabila ada oknum-oknum yang tidak bertanggung melaksanakan kegiatan dengan mengatasnamakan BEM Nusantara selain daripada saudara Eko Pratama," kata Nando.


Ia menyebut, bahwa oknum kelompok Mahasiswa yang mengatasnamakan Korpus Aliansi BEM Nusantara tersebut adalah kepemimpinan Dimas Prayoga. Padahal secara yuridis, kepengurusan BEM Nusantara tersebut tidak sah.

"Padahal sudah jelas syarat serta kriteria yang dapat menjadi Koordinator Pusat BEM-Nusantara adalah dia yang menjabat sebagai Presiden Mahasiswa di kampusnya," ujarnya.

Sementara Dimas saat ini bukan lagi Presiden Mahasiswa dari Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA).

Sekaligus status Dimas tereliminir dari klaimnya sebagai Korpus Aliansi BEM Mahasiswa, karena tidak terpilih dalam temu nasional BEM Nusantara pada bulan Maret 2021 di Surabaya, sesuai dengan Garis Besar Haluan Kerja (GBHK).

"Saudara Dimas Prayoga tidak lagi menjabat Presiden Mahasiswa di Universitas Nahdatul Ulama Indonesia (Unusia) sekaligus Korpus BEM_NUS karena dia tidak terpilih sesuai dengan GBHK Aliansi BEM Nusantara pada saat pelaksanaan Temu-Nasional BEM-Nusantara di Kota Surabaya beberapa waktu lalu," terangnya.

Oleh karena itu, pernyataan sikap ini dinilainya perlu disampaikan, agar para anggota BEM Nusantara di seluruh Indonesia tidak sampai terpancing amarahnya.

"Kami dari BEM Nusantara Koordinator Daerah DKI Jakarta akan mengkoordinasi terkait persoalan ini kepada BEM-BEM di seluruh daerah di Indonesia yang tergabung didalam Aliansi BEM-NUSANTARA untuk tidak terpengaruh dan tidak ikut membenarkan apabila saudara Dimas Prayoga masih terus mengklaim dirinya sebagai Koordinator Pusat BEM-Nusantara," tutur Nando.

Sekaligus, ia menyampaikan peringatan keras kepada Dimas Prayoga untuk tidak lagi-lagi menggunakan nama organisasi dengan mengklaim sebagai Korpus BEM Nusantara.

"Kami memberikan ultimatum kepada saudara Dimas Prayoga untuk tidak membawa embel embel BEM-Nusantara dalam setiap agenda kegiatan yang dia lakukan khususnya nama Korda BEM NUS DKI," tegasnya.

"Jika tidak, kami akan menyurati pihak Rektorat Universitas Nahdatul Ulama Indonesia untuk memberikan sanksi tegas kepada salah satu mahasiswanya," demikian Nando.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya