Berita

Menko Mahfud MD/Net

Politik

Tuding Pengkritiknya Langganan Film Porno, Pengamat: Mahfud MD Tidak Banyak Pekerjaan, Pikirannya Kemana-mana

RABU, 18 AGUSTUS 2021 | 10:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menanggapi ihwal kegiatan dirinya yang dikritisi masyarakat dengan menonton sinetron Ikatan Cinta.

Mahfud menilai menonton sinetron lebih baik dibandingkan menonton film porno.

Pernyataan Mahfud ini lantas menuai reaksi dari masyarakat, dengan mengaitkan bahwa Mahfud tengah menyindir Presiden Joko Widodo yang sempat mengatakan cuplikan kuotasi film Game Of Throne “Winter is Coming”.


Dalam film tersebut terdapat beberapa adegan porno yang ditayangkan. Tayangan itu bahkan digemari masyarakat luas.

Menyikapi hal tersebut pengamat politk Ujang Komarudin mengatakan bahwa Mahfud sedang tidak banyak kerjaan sehingga menanggapi netizen.

"Mungkin Mahfud MD sedang tak banyak pekerjaan, sedang santai-santai,” ucap Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/8).

Disinggung mengenai apakah Mahfud sedang menyinggung Presiden Joko Widodo dalam tanggapannya tersebut, Ujang mengatakan hal itu kemungkinan besar terjadi.

Sebab, kata Ujang apa yang tersurat bisa saja tersirat di dalam benak mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

"Mungkin-mungkin saja ya, biasanya seorang pejabat melihat sesuatu itu secara menyeluruh komprehensif, yang dikatakan Mahfud itu bukan karena nonton Ikatan Cinta. Sama kayak saya, kalau memikirkan sesuai untuk menyampaikan gagasan apa akan berpikir ke sana berpikiran ke sini,” ucapnya.

Direktur Indonesia Political Review (IPR) ini menambahkan, Mahfud MD sedang kurang pekerjaan sehingga pikirannya melanglang buana dalam menanggapi kritikan netizen.

“Kelihatannya, mohon maaf orang yang di masa pandemi yang kegiatannya sedikit itu pikirannya akan ke mana-mana termasuk Mahfud ini, saya melihat ke sana,” tandasnya.

Saat berbincang dengan Daniel Mananta di Instagram, Mahfud melontarkan tudingan kepada para pengkrtitiknya di Twitter yang justru memiliki kebiasaan menonton yang lebih buruk.

Mulanya Mahfud bercerita, menonton sinetron Ikatan Cinta yang dia umumkan dalam akun Twitternya pada 15 Juli 2021 lalu, dilatarbelakangi oleh satu adegan yang membuatnya menarik.

Yaitu, ada kejadian salah satu pemeran ditangkap Polisi karena mengaku membunuh.

"Saya ingin menyampaikan pesan (di Twitter saya), kok ada ya orang ngaku saya yang membunuh langsung dihukum," ujar Mahfud dalam perbincangannya dengan Daniel Mananta, Selasa siang (17/8).

Saat itu, Mahfud mengaku mulai tertarik, dan kemudian bertanya kepadanya istrinya mengenai judul film yang sedang ditontonnya.

"Namanya ini namanya ini, lalu saya cuit saja, lalu orang ribut suka nonton Ikatan Cinta," imbuhnya.

Selama Pandemi Covid-19 Presiden Jokowi memang tidak tampak melibatkan Mahfud MD. Luhut Binsar Pandjaitan dan Airlangga Hartarto adalah jajaran Menko yang sejak awal pandemi mendapat kepercayaan lebih dari orang nomor satu di Indonesia itu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya