Berita

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid/Net

Nusantara

Meutya Hafid: Peran Pers Penting Saat Melawan Penjajahan Belanda

SENIN, 16 AGUSTUS 2021 | 04:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pers memiliki peran penting dalam pergerakan kemerdekaan nasional Indonesia yang kini genap menginjak usia 76 tahun setelah diproklamasikan oleh para founding fathers.

Demikian disampaikan Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid dalam diskusi daring bertajuk "Refleksi Kemerdekaan Bangsa dan Kemerdekaan Pers" pada Minggu malam (15/8).

"Peran pers yang sangat luar biasa dalam pergerakan nasional ini," ucap Meutya Hafid.


Menurut politikus Golkar ini, pers memberikan semangat yang luar biasa pula sejak dahulu dimulainya pergerakan nasional dalam melakukan perlawanan terhadap kolonialisme Belanda.

"Dalam pergerakan nasional, pers digunakan sebagai media utama Indonesia dalam melakukan perlawanan terhadap kebijakan Belanda," tuturnya.

Atas dasar itu, Meutya menegaskan bahwa kemerdekaan Republik Indonesia tidak bisa dipisahkan dari peran penting insan pers bersama para founding fathers.

"Gerakan nasionalisme Indonesia tidak bisa dipisahkan dengan perkembangan pers, Medan Priyayi sebagai salah satu contoh dll," kata Meutya.

Selan Meutya, turut hadir narasumber lain dalam diskusi virtual yang diselenggarakan oleh Dewan Pers dan Kominfo tersebut antara lain Menkominfo Johnny G Plate, Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya