Berita

Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin (berdiri) saat gladi resik acara kenegaraan di Senayan/RMOL

Politik

Jokowi Turunkan Biaya Tes PCR, Sultan B. Najamudin: Kado Kemerdekaan Bagi Rakyat

MINGGU, 15 AGUSTUS 2021 | 19:25 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin menyampaikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo yang telah merespons aspirasi masyarakat yang menyoroti persoalan tingginya biaya tes polyemerase chain reaction (PCR).

Menurut Sultan, Presiden Jokowi telah responsif dari berbagai aspirasi masyarakat dan tokoh masyarakat dengan segera memutuskan untuk menurunkan biaya tes PCR. Selain itu Presiden juga mempercepat hasil tes PCR dalam waktu 1x24 jam.

“Keputusan Presiden Jokowi menurunkan biaya tes PCR merupakan keputusan penting dan menjadi kado bagi rakyat pada momen HUT ke-76 Kemerdekaan RI,” ujar Sultan dalam keterangan pers, Minggu (15/8).


Sultan menyampaikan hal itu untuk menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta agar harga tes PCR diturunkan ke kisaran Rp450-550 ribu.

Jokowi sendiri mengklaim langkah ini demi meningkatkan laju testing dan tracing di Indonesia.

Perihal penurunan harga tes PCR bukan satu-satunya mandat Jokowi yang disampaikan di siaran pers tersebut. Sang mantan Gubernur DKI Jakarta juga menyoroti soal hasil tes PCR yang harus dipercepat, yakni maksimal 1x24 jam.

Sebelumnya, Sultan B. Najamudin pada 12 Agustus 2021 lalu, telah mengingatkan bahwa tes PCR adalah alat tes yang seharusnya dapat terjangkau oleh seluruh masyarakat.

Sebab akurasi alat deteksi infeksi virus tersebut sangat berpengaruh terhadap tindakan kepada si pasien hingga perlakuan kebijakan terhadap penyebaran Covid-19.

“Yang pertama ingin saya sampaikan bahwa cara pandang utama dalam menghadapi pandemi pada saat ini adalah dengan menggunakan kacamata kemanusiaan. Dan untuk mewujudkannya diperlukan kehadiran Negara,” ujar Sultan.

Sultan juga menambahkan bahwa selama ini banyak sekali kasus terinfeksi Covid-19 yang tidak terdeteksi dikarenakan rendahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri.

Menurutnya, tidak boleh ada pihak mana pun yang ‘berbisnis’ mengambil keuntungan sedikitpun dengan memanfaatkan situasi bencana saat ini.

Bekas Wakil Gubernur Bengkulu tersebut juga mengimbau kepada klinik dan Rumah Sakit yang menyediakan tes PCR agar lebih menggunakan pendekatan manusiawi dalam menerapkan biaya kepada masyarakat.

“Bicara pelayanan kesehatan bagi masyarakat dalam konteks apapun tidak bisa ditinjau dari untung rugi. Yang menjadi tugas utama kita semua adalah memastikan keselamatan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Sultan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Muktamar NU: Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

Rabu, 20 Mei 2026 | 22:07

Jazzscape: Malam Intim Jazz dari Rooftop Jakarta

Rabu, 20 Mei 2026 | 22:06

KDKMP Kembalikan Hak Rakyat Secara Fair

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:54

Prabowo Sapa Ribuan Massa Aksi Damai Pendukung Ekonomi Kerakyatan di DPR

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:52

Ketika Ibu Bersatu Padu

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:43

Tak Sesuai Keputusan Presiden, DPR Heran Realisasi Bantuan Pangan Ditunda

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:33

TNI Bantah jadi Penyebab Ledakan Depan Gereja di Intan Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26

BPOM Bali Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, 15 Tersangka Ditangkap

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:04

Pembentukan BUMN Ekspor Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:59

Mercy Barends: Hentikan Kriminalisasi Masyarakat Adat Halmahera Utara

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:55

Selengkapnya